65 Ribu Ketua Poktan Hadir, Anggaran Pupuk Subsidi Bakal Ditambah Rp14 Triliun
Rabu, 03 Januari 2024 - 20:18 WIB
loading...
Presiden Jokowi menegaskan, kepada para petani terkait perintah menambah anggaran pupuk subsidi. Kepastian ini disampaikan Jokowi saat bertemu dengan para petani dan penyuluh se-Jawa Tengah di Kabupaten Banyumas. Foto/Dok
A
A
A
BANYUMAS - Sedikitnya 60 ribu Ketua Poktan ( Kelompok Tani ), petani dan penyuluh menyambut kehadiran Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Banyumas dalam kegiatan Pembinaan Petani dan Penyuluh se Jawa Tengah, 2024. Kehadiran Presiden langsung disambut meriah dan antusias peserta kegiatan karena anggaran pupuk subsidi ditambah Presiden langsung sebesar Rp14 triliun.
Baca Juga: Di Hadapan Ribuan Petani Demak, Ganjar Siap Tambah Pupuk Khusus Petani
Menteri Pertanian atau Mentan Amran Sulaiman mengatakan, bahwa para peserta yang hadir terdiri dari petani, penyuluh, distributor pupuk, ketua kelompok tani hingga Babinsa seluruh Jawa Tengah yang siap mendampingi jalannya peningkatan produksi pangan nasional.
"Izin bapak presiden kami laporkan peserta yang hadir dan terdaftar tadi itu kurang lebih 60 ribu, ini ketua kelompok tani se Jawa Tengah juga hadir, kemudian ada babinsa khusus dari kabupaten Banyumas, pengecer dan ada juga distributor pupuk. Sekali lagi mereka hadir untuk bapak presiden yang mencintai petani Indonesia dan kita harus berterimakasih," kata Mentan, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: Jaga Pasokan di Akhir 2023, 1,7 Juta Ton Pupuk Disiapkan
Ke depan, Mentan mengatakan, semua persoalan yang berkaitan dengan pupuk dapat diatasi mengingat ketersediaannya ada dimana-mana. Dengan begitu, para petani desa maupun pelosok desa dapat menggunakannya untuk kebutuhan produksi nasional.
"Kini, saudara kita yang di hutan desa itu juga mendapatkan jatah pupuk yang sama setelah sebelumnya tidak mendapatkan jatah pupuk subsidi, bibit dan benih. Kami bahkan sudah mencabut permentan yang diterbitkan tahun 2020 karena dinilai menghambat pengambilan pupuk oleh petani-petani kita," katanya.
Baca Juga: Di Hadapan Ribuan Petani Demak, Ganjar Siap Tambah Pupuk Khusus Petani
Menteri Pertanian atau Mentan Amran Sulaiman mengatakan, bahwa para peserta yang hadir terdiri dari petani, penyuluh, distributor pupuk, ketua kelompok tani hingga Babinsa seluruh Jawa Tengah yang siap mendampingi jalannya peningkatan produksi pangan nasional.
"Izin bapak presiden kami laporkan peserta yang hadir dan terdaftar tadi itu kurang lebih 60 ribu, ini ketua kelompok tani se Jawa Tengah juga hadir, kemudian ada babinsa khusus dari kabupaten Banyumas, pengecer dan ada juga distributor pupuk. Sekali lagi mereka hadir untuk bapak presiden yang mencintai petani Indonesia dan kita harus berterimakasih," kata Mentan, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: Jaga Pasokan di Akhir 2023, 1,7 Juta Ton Pupuk Disiapkan
Ke depan, Mentan mengatakan, semua persoalan yang berkaitan dengan pupuk dapat diatasi mengingat ketersediaannya ada dimana-mana. Dengan begitu, para petani desa maupun pelosok desa dapat menggunakannya untuk kebutuhan produksi nasional.
"Kini, saudara kita yang di hutan desa itu juga mendapatkan jatah pupuk yang sama setelah sebelumnya tidak mendapatkan jatah pupuk subsidi, bibit dan benih. Kami bahkan sudah mencabut permentan yang diterbitkan tahun 2020 karena dinilai menghambat pengambilan pupuk oleh petani-petani kita," katanya.
Lihat Juga :