Arab Saudi dan Iran Gabung BRICS, Kekuatan Akan Tambah Dua Kali Lipat

Kamis, 04 Januari 2024 - 14:56 WIB
loading...
Arab Saudi dan Iran...
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menghadiri KTT para pemimpin G20 di Buenos Aires, Argentina, 30 November 2018. Foto/REUTERS/Kevin Lamarque
A A A
JAKARTA - Kekuatan BRICS akan bertambah dua kali lipat dengan bergabungnya Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab (UEA), Ethiopia, dan Mesir pada 1 Januari 2024. Hal itu diungkapkan langsung oleh duta besar Afrika Selatan untuk blok tersebut. Para anggota baru ini akan mengirimkan para pejabatnya ke pertemuan Sherpa di Moskow pada 30 Januari 2024 mendatang.

Baca Juga: Arab Saudi Resmi Gabung BRICS, Venezuela Ejek Argentina Habis-habisan

BRIC diciptakan pada 2001 oleh ekonom Jim O'Neill, yang saat itu bekerja di Goldman Sachs Group, untuk menarik perhatian pada tingkat pertumbuhan ekonomi yang kuat di Brazil, Rusia, India dan China. Istilah ini dimaksudkan sebagai skenario optimis bagi para investor di tengah pesimisme pasar setelah serangan teroris 11 September di AS.

Baca Juga: Anggota BRICS Menjadi 10 Negara, China: Prospek ke Depan Makin Cerah

Kelompok ini mengadakan pertemuan puncak para pemimpinnya yang pertama pada 2009 dan mengundang Afrika Selatan untuk bergabung setahun kemudian dengan menambahkan satu benua lagi dan huruf "S". Dikutip The Business Times, Sekitar 30 negara ingin masuk blok tersebut, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov yang dikutip oleh kantor berita Tass minggu ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Rekomendasi
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Infografis
Pakta Keamanan Rusia...
Pakta Keamanan Rusia dan Iran Akan Guncang Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved