Jaga Kepercayaan Kreditur, Garuda Indonesia Lunasi Surat Utang Rp8,31 Triliun
Kamis, 04 Januari 2024 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Pelunasan sebagian ini dilakukan kepada pemegang Surat Utang dan Sukuk yang mayoritas merupakan para kreditur Garuda Indonesia dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) . Pelunasan tersebut dirampungkan dengan menggunakan sumber dana dari kas internal perusahaan.
"Selesainya aksi korporasi pelunasan sebagian atas Surat Utang dan Sukuk menjadi salah satu komitmen Garuda Indonesia dalam menjaga kepercayaan para kreditur yang selaras dengan berbagai langkah perbaikan kinerja yang ditempuh pasca PKPU,” ungkap Irfan melalui keterangan pers, Kamis (4/1/2024).
Menurutnya inisiatif itu diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan perusahaan agar menjadi semakin sehat ke depannya, terutama dari sisi kemampuan likuiditas dan solvabilitas.
“Sehingga operasional Garuda Indonesia dapat berlangsung optimal dan adaptif dalam mewujudkan performa kinerja Perusahaan yang kami proyeksikan akan tumbuh semakin positif," jelas Irfan.
Pelunasan sebagian Surat Utang dan Sukuk, lanjut dia, bagian dari langkah proaktif Garuda Indonesia untuk memastikan fundamental kinerja keuangan. Hal ini juga turut ditunjang oleh perbaikan ekuitas melalui pengelolaan secara aktif atas aset, liabilitas, dan ekuitas.
"Selesainya aksi korporasi pelunasan sebagian atas Surat Utang dan Sukuk menjadi salah satu komitmen Garuda Indonesia dalam menjaga kepercayaan para kreditur yang selaras dengan berbagai langkah perbaikan kinerja yang ditempuh pasca PKPU,” ungkap Irfan melalui keterangan pers, Kamis (4/1/2024).
Menurutnya inisiatif itu diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan perusahaan agar menjadi semakin sehat ke depannya, terutama dari sisi kemampuan likuiditas dan solvabilitas.
“Sehingga operasional Garuda Indonesia dapat berlangsung optimal dan adaptif dalam mewujudkan performa kinerja Perusahaan yang kami proyeksikan akan tumbuh semakin positif," jelas Irfan.
Pelunasan sebagian Surat Utang dan Sukuk, lanjut dia, bagian dari langkah proaktif Garuda Indonesia untuk memastikan fundamental kinerja keuangan. Hal ini juga turut ditunjang oleh perbaikan ekuitas melalui pengelolaan secara aktif atas aset, liabilitas, dan ekuitas.
Lihat Juga :