Wall Street Dibuka Variatif Saat Pasar Terbebani Data Tenaga Kerja AS
Jum'at, 05 Januari 2024 - 21:50 WIB
loading...
Wall Street dibuka variatif pada perdagangan, Jumat (5/1/2023) saat pasar terbebani data tenaga kerja non-fam payrolls (NFP) yang menguat. Foto/Dok
A
A
A
NEW YORK - Wall Street dibuka variatifpada perdagangan, Jumat (5/1/2023) saat pasar terbebani data tenaga kerja non-fam payrolls (NFP) yang menguat. Sentimen tersebut sehingga membangun kekhawatiran inflasi akan kembali meningkat.
Baca Juga: Mengawali Tahun 2024, Wall Street Dibuka di Zona Merah
Dow Jones Industrial Average (.DJI) melemah 0,01% menjadi 37.435,40. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) turun 0,07% di level 4.692.13, selanjutnya Nasdaq Composite (.IXIC) menanjak 0,05% ke posisi 14.517.14.
Biro Statistik Tenaga Kerja mencatat peningkatan pasar tenaga kerja non-farm payrolls (NFP) sebesar 216.000 pekerjaan pada bulan Desember 2023. Angka itu naik dari periode sebelumnya yang mencapai 173.000.
Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga Jadi Kado Natal Tutup Tahun 2023
Baca Juga: Mengawali Tahun 2024, Wall Street Dibuka di Zona Merah
Dow Jones Industrial Average (.DJI) melemah 0,01% menjadi 37.435,40. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) turun 0,07% di level 4.692.13, selanjutnya Nasdaq Composite (.IXIC) menanjak 0,05% ke posisi 14.517.14.
Biro Statistik Tenaga Kerja mencatat peningkatan pasar tenaga kerja non-farm payrolls (NFP) sebesar 216.000 pekerjaan pada bulan Desember 2023. Angka itu naik dari periode sebelumnya yang mencapai 173.000.
Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga Jadi Kado Natal Tutup Tahun 2023
Lihat Juga :