Solusi Xi Jinping untuk Ekonomi China Berisiko Picu Perang Dagang Baru

Senin, 08 Januari 2024 - 14:42 WIB
loading...
A A A
Negara-negara berkembang juga terkena dampaknya. Meskipun strategi China dapat menurunkan biaya barang modal, upayanya untuk mempertahankan industri kelas bawah mempersempit ruang gerak negara-negara seperti Vietnam dan Indonesia yang seharusnya mendapatkan keuntungan dari langkah China untuk meningkatkan rantai nilai. Negara-negara lain yang ingin menarik industri yang lebih canggih, termasuk Turki dan India, meningkatkan proteksionisme yang ditujukan kepada China.

Baca Juga: Intelijen Korsel: Putri Kim Jong-un Kemungkinan Pewaris Kediktatoran Korut

Fokus manufaktur Xi didorong oleh perpaduan antara tujuan-tujuan ekonomi, keamanan, dan stabilitas sosial. Para penasihat kebijakan China dan ekonom yang terkait dengan pemerintah mengatakan bahwa hal ini termasuk keinginan untuk menghindari masalah seperti melebarnya ketimpangan pendapatan dan meningkatnya populisme yang muncul di AS setelah kehilangan pekerjaan manufaktur ke China.

Pembatasan AS terhadap chip kelas atas juga telah mendorong China untuk melipatgandakan upaya untuk mencapai swasembada teknologi mutakhir sebagai prioritas keamanan nasional yang mendesak.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved