Hindari Jurang Resesi, Percepat Penyerapan Anggaran PEN

Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:36 WIB
loading...
Hindari Jurang Resesi,...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Penyerapan dana program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang mencapai Rp695,2 triliun ternyata masih sangat rendah. Perlu upaya lebih keras dan masif lagi agar dalam sisa waktu yang tidak sampai dua bulan ini dana PEN bisa terserap maksimal.

Upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil para menteri bawahannya sepertinya tidak berdampak signifikan terhadap penyerapan anggaran PEN. Jika dihitung dari minggu lalu yang penyerapannya baru 20% dan pada 6 Agustus yang sekitar 21,8%, maka hanya ada kenaikan 1,8%. Sangat kecil.

Padahal berbagai kalangan mengingatkan, penyerapan dana PEN merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam mendongkrak daya beli masyarakat dan menghindarkan Indonesia memasuki jurang resesi. Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Budi Gunadi Sadikin mengaku terus berupaya mencari cara agar penyerapan dana PEN ini bisa maksimal. (Baca: Ternyata BLT Rp600 Ribu Buat Karyawan Ada Pamrihnya, Apa itu?)

“Bapak Presiden selalu memberikan arahan agar secepat mungkin anggaran PEN ini, secepat mungkin kita bisa menggerakkan ekonomi nasional kembali, sehingga di kuartal ketiga diharapkan ada percepatan pada perputaran ekonomi,” jelas Budi.

Harapan Presiden Jokowi tentu sama dengan keinginan seluruh rakyat, agar kuartal ketiga tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa positif. Namun sayangnya, implementasi program PEN dinilai payah oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir.

Akibat lambannya implementasi PEN inilah yang membuat Presiden Jokowi akhirnya memangkas sejumlah program untuk langkah efisiensi yang awalnya ada lima program, dipangkas menjadi tiga program. "Tadinya awalnya ada lima program, tapi Pak Presiden (Joko Widodo) bilang tiga saja, yang penting jalan. Ngapain program tebal-tebal, implementasinya payah," tegas Erick. (Baca juga: Anies Baswedan Bikin Keok Kang Emil, Ganjar, dan Khofifah)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
10 Negara dengan Anggaran...
10 Negara dengan Anggaran Pertahanan Tertinggi pada 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved