Inovasi Integrated Farming PPN Tingkatkan Kesejahteraan Warga Disabilitas
Rabu, 10 Januari 2024 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Hadapi Pemberontakan di Partainya, PM Netanyahu Akan Segera Tumbang
Implementasi program untuk peningkatan kelompok rentan dilakukan melalui pelatihan pembibitan dan peternakan, pelatihan penggunaan alat inovasi biogas. Keunggulan program dari sisi pertanian adalah berhasil melakukan pembibitan, okulasi tanaman untuk percepatan pertumbuhan dari 10 tahun menjadi 3 tahun. Program tersebut melakukan kebaruan untuk hidroponik, yaitu pengembangan dilakukan untuk area dengan pasokan air terbatas atau daerah gersang.
"Program yang digagas PPN ini berhasil mendorong adanya perubahan sistemik berupa adanya sistem baru pertanian terpadu inklusi yang berwawasan lingkungan dan melahirkan perdes terkait pengelolaan lingkungan dan kemudian menghasilkan manfaat senilai Rp471 juta," paparnya.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Dewan PROPER Kementerian LHK Sudharto P Hadi mengungkapkan, dengan menerapkan inovasi sosial maupun inovasi lingkungan, perusahaan dipastikan akan mendapatkan nilai dan manfaat langsung. Manfaat tersebut berupa efisiensi energi, efisiensi penggunaan air, pengurangan limbah, pengurangan emisi, dan manfaat lain yang bersifat natural bersamaan dengan manfaat yang diperoleh oleh masyarakat.
"Dengan demikian maka sesungguhnya dengan PROPER akan diperoleh sinergi antara ekonomi dan ekologi," tegas Sudharto.
Implementasi program untuk peningkatan kelompok rentan dilakukan melalui pelatihan pembibitan dan peternakan, pelatihan penggunaan alat inovasi biogas. Keunggulan program dari sisi pertanian adalah berhasil melakukan pembibitan, okulasi tanaman untuk percepatan pertumbuhan dari 10 tahun menjadi 3 tahun. Program tersebut melakukan kebaruan untuk hidroponik, yaitu pengembangan dilakukan untuk area dengan pasokan air terbatas atau daerah gersang.
"Program yang digagas PPN ini berhasil mendorong adanya perubahan sistemik berupa adanya sistem baru pertanian terpadu inklusi yang berwawasan lingkungan dan melahirkan perdes terkait pengelolaan lingkungan dan kemudian menghasilkan manfaat senilai Rp471 juta," paparnya.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Dewan PROPER Kementerian LHK Sudharto P Hadi mengungkapkan, dengan menerapkan inovasi sosial maupun inovasi lingkungan, perusahaan dipastikan akan mendapatkan nilai dan manfaat langsung. Manfaat tersebut berupa efisiensi energi, efisiensi penggunaan air, pengurangan limbah, pengurangan emisi, dan manfaat lain yang bersifat natural bersamaan dengan manfaat yang diperoleh oleh masyarakat.
"Dengan demikian maka sesungguhnya dengan PROPER akan diperoleh sinergi antara ekonomi dan ekologi," tegas Sudharto.
(fjo)
Lihat Juga :