Serangan Houthi di Laut Merah Bikin Terusan Suez Sepi, Ekonomi Mesir Makin Sengsara

Kamis, 11 Januari 2024 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Namun keuntungan itu berpotensi tergerus, sejak Houthi yang didukung Iran mulai menyerang kapal-kapal kargo sebagai tanggapan atas pemboman Israel di Jalur Gaza. Imbas kondisi memanas di Laut Merah membuat perusahaan-perusahaan raksasa pengiriman memilih rute yang jauh lebih panjang lewat Cape of Good Hope (Tanjung Harapan) di sekitar Afrika.

Terpantau, rute yang mengelilingi Afrika mengalami lonjakan kargo mencapai 67,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kata PortWatch IMF.

Situasi yang sangat fluktuatif telah menaikkan biaya asuransi, dimana raksasa pengiriman Denmark, Maersk mengatakan, bahwa pihaknya akan mengalihkan semua kapal dari Laut Merah. Sejak 18 November, 25 kapal komersial telah diserang di Laut Merah selatan dan Teluk Aden, menurut militer AS.

Houthi yang menjadi bagian dari "poros perlawanan" yang selaras dengan Iran terhadap Israel mengutarakan, serangan itu sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Sementara itu pasukan AS dan Inggris telah menembak jatuh lebih dari 20 pesawat tak berawak (Drone) serta rudal di atas Laut Merah yang diluncurkan oleh Houthi.

Peran Vital Terusan Suez

Pendapatan dari Terusan Suez menjadi sangat penting bagi Mesir di tengah krisis ekonomi di mana mata uang lokal telah kehilangan setengah nilainya sejak Maret 2022, sementara inflasi mencapai 35%.

Ekonomi Mesir juga sangat bergantung pada pariwisata dan pengiriman uang dari pekerja Mesir di luar negeri, yang turun hampir 30% pada Juli-September 2023 secara tahunan, menurut bank sentral.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap-siap! Operasional...
Siap-siap! Operasional Angkutan Barang Saat Mudik Lebaran 2026 Bakal Diperketat
Pelita Air Gratiskan...
Pelita Air Gratiskan Biaya Layanan Kargo ke Daerah Bencana hingga 20 Desember
Mudik Motor Gratis di...
Mudik Motor Gratis di Momen Nataru 2025/2026, Berikut Cara Daftarnya
Israel Sepakat Guyur...
Israel Sepakat Guyur Mesir dengan Pasokan Gas Terbesar dalam Sejarah, Nilainya Rp563 Triliun
Tak Peduli Negara Asal,...
Tak Peduli Negara Asal, Houthi Bakal Serang Semua Kapal Dagang terkait Israel
Laut Merah Kembali Memanas,...
Laut Merah Kembali Memanas, Houthi Tenggelamkan Kapal Dagang Eternity C
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Rekomendasi
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved