Tak Peduli Negara Asal, Houthi Bakal Serang Semua Kapal Dagang terkait Israel

Selasa, 29 Juli 2025 - 22:07 WIB
loading...
Tak Peduli Negara Asal,...
Milisi Houthi dari Yaman mengumumkan, fase baru serangan terhadap kapal yang terhubung dengan Israel. Targetnya adalah semua kapal terkait Israel tanpa memandang negara asalnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Milisi Houthi Yaman mengumumkan, fase baru serangan terhadap kapal yang terhubung dengan Israel . Kelompok bersenjata yang berbasis di Yaman itu mengutarakan, bakal menargetkan semua kapal terkait Israel tanpa memandang negara asalnya.

Houthi Yaman mengancam menyerang semua kapal dagang yang terhubung ke pelabuhan Israel, tanpa menghiraukan asal negaranya. Houthi telah menargetkan kapal-kapal di Selat Bab el Mandeb, sebuah jalur maritim yang vital yang menghubungkan Laut Merah dan Samudra Hindia.

Serangan Houthi disebut sebagai wujud solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza. Juru bicara militer Ameen Hayyan mengumumkan, eskalasi ini dalam sebuah pidato di televisi, dengan menggambarkannya sebagai babak baru dari serangan kelompok tersebut.

Baca Juga: Laut Merah Kembali Memanas, Houthi Tenggelamkan Kapal Dagang Eternity C

"Fase ini mencakup menargetkan semua kapal yang dimiliki oleh perusahaan manapun yang berurusan dengan pelabuhan Israel, terlepas dari kewarganegaraan perusahaan tersebut, dan di lokasi mana pun yang dapat dijangkau oleh angkatan bersenjata kami,” katanya.

Hayyan juga mendesak negara-negara lain untuk memutuskan hubungan dengan Israel dan memberi tekanan pada Israel untuk mencabut “blokade” Gaza. Menurut Reuters, Houthi telah menyerang lebih dari 100 kapal di Laut Merah sejak November 2023, menenggelamkan empat kapal, dan menyita satu kapal.

Tak Peduli Negara Asal, Houthi Bakal Serang Semua Kapal Dagang terkait Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Lolos dari Blokade AS,...
Lolos dari Blokade AS, Tanker Raksasa Pengangkut 2 Juta Barel Minyak Lanjut Berlayar ke Vietnam
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Terjaga, Kapal Berbendera RI Perkuat Daya Saing Global
Kapal Tanker Raksasa...
Kapal Tanker Raksasa China Tembus Blokade Selat Hormuz, Bawa 2 Juta Barel Minyak Irak
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
Houthi Yaman Siap Serang...
Houthi Yaman Siap Serang Israel jika Perang Gaza Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved