Bos Bank Sentral Inggris Wanti-wanti Efek Teror Laut Merah ke Suku Bunga

Jum'at, 12 Januari 2024 - 17:54 WIB
loading...
Bos Bank Sentral Inggris...
Gubernur Bank Sentral Inggris, Andrew Bailey memperingatkan, lonjakan tarif pengiriman yang dipicu oleh serangan Laut Merah bisa menimbulkan ancaman terhadap suku bunga. Foto/Dok
A A A
LONDON - Gubernur Bank Sentral Inggris , Andrew Bailey memperingatkan, lonjakan tarif pengiriman yang dipicu oleh serangan Laut Merah bisa menimbulkan ancaman terhadap suku bunga . Ia menerangkan, dampak dari kapal yang harus mengubah rute dari Terusan Suez di sekitar Afrika Selatan kemungkinan akan menjadi masalah bagi kebijakan moneter.

Baca Juga: Serangan Laut Merah Makan Korban, Tesla Dipaksa Berhenti Produksi 2 Minggu

Pemberontak Houthi yang didukung Iran telah menyerang kapal-kapal yang melalui selat Bab El-Mandab, di lepas pantai Yaman, yang mengarah ke Terusan Suez. Serangan Houthi di Laut Merah sebagai pembalasan atas perang Israel di Gaza.

Berbicara di depan Treasury Select Committee (TSC) pada tengah pekan kemarin, Bailey mengatakan: "Sejauh yang bisa kami ketahui dari pantauan, lalu lintas pengiriman sedang terpengaruh dan ada pengalihan. Hal itu akan meningkatkan harga dan biaya pengiriman,".

"Saya pikir itu akan menjadi masalah juga di kebijakan moneter," sambungnya.

Baca Juga: AS-Inggris Serang Houthi, Harga Minyak Lompat 2% Lebih
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Uni Eropa Bekukan Aset...
Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Pisahkan Arab dan Afrika,...
Pisahkan Arab dan Afrika, Ini Fenomena Alam Paling Ekstrem yang Terjadi Jutaan Tahun Lalu
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Rekomendasi
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved