PHE OSES Lepasliarkan Tukik Jaga Habitat Penyu Sisik di Pulau Sabira
Sabtu, 13 Januari 2024 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
Selama proses peneluran, penetasan, hingga pelepasliaran, penyu sisik dijaga dengan baik di Pondok Penyu Semi Alami Pulau Sabira, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Penyu. Selain berfungsi sebagai penangkaran, Rumah Penyu juga menjadi wadah edukasi terkait penyu sisik dan penyu hijau.
Penyu sisik dikategorikan sebagai spesies kritis atau Critically Endangered oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam. Penyu dengan ciri paruh yang melengkung dan tempurung yang bergerigi ini dapat dijumpai di pesisir Pulau Sabira. Sepanjang 2023, Pondok Penyu Semi Alami Pulau Sabira telah menetaskan sebanyak 1928 ekor penyu sisik.
Baca Juga: Kura-kura Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-191
Sementara, Ketua Karang Taruna RW 3 Pulau Sabira Gunawan menyampaikan apresiasi yang diberikan oleh PHE OSES.
"Alhamdulillah berkat beberapa program dukungan dari PHE OSES di bidang lingkungan, Pulau Sabira mendapatkan penghargaan pada program Kampung Iklim di kategori utama," tuturnya.
Penyu sisik dikategorikan sebagai spesies kritis atau Critically Endangered oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam. Penyu dengan ciri paruh yang melengkung dan tempurung yang bergerigi ini dapat dijumpai di pesisir Pulau Sabira. Sepanjang 2023, Pondok Penyu Semi Alami Pulau Sabira telah menetaskan sebanyak 1928 ekor penyu sisik.
Baca Juga: Kura-kura Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-191
Sementara, Ketua Karang Taruna RW 3 Pulau Sabira Gunawan menyampaikan apresiasi yang diberikan oleh PHE OSES.
"Alhamdulillah berkat beberapa program dukungan dari PHE OSES di bidang lingkungan, Pulau Sabira mendapatkan penghargaan pada program Kampung Iklim di kategori utama," tuturnya.
(nng)
Lihat Juga :