Usung Konsep Keberlanjutan, Pengembang Ini Gandeng Arsitek Jebolan Harvard
Senin, 15 Januari 2024 - 18:10 WIB
loading...
PT Yanson Properti Sejahtera (YPS) kembali meluncurkan cluster barunya yaitu, Cedar. Mereka menggandeng Parama Pradana Suteja, lulusan Harvard University. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SIDOARJO - PT Yanson Properti Sejahtera (YPS), developer Woodville Residence telah berhasil menjual habis 84 unit cluster Alder & Ebony tahun lalu. Kini, developer asal Surabaya ini kembali meluncurkan cluster barunya yaitu, Cedar.
Hadir dengan inovasi baru yang berkonsep sustainable, Cluster Cedar juga dilengkapi dengan Smart Home System, Skylight dan Skybridge yang akan menjadi pelopor Sustainable Living di Sidoarjo. Hal lainnya yang menjadikan cluster Cedar ini spesial karena didesain Parama Pradana Suteja, lulusan dari University of California (UC) Berkeley dan Harvard University.
“Ketika saya mendengar bahwa salah satu arsitek terbaik Indonesia telah menyelesaikan studinya di Harvard, saya langsung menghubungi Parama untuk bekerja sama dalam mendesain cluster terbaru kami yaitu Cedar yang terbatas hanya 10 unit,” kata Mark Victor Yanson, CEO dari Yanson Properti Sejahtera dalam siaran persnya, Senin (15/1/2024).
“Dengan konsep yang luar biasa, dan harga yang masih Rp700 jutaan, kami yakin Cluster Cedar menjadi pilihan terbaik untuk rumah 2 lantai, dengan 3 kamar tidur di Sidoarjo. Sayangnya tersedia hanya 10 unit saja sehingga siapa cepat dia dapat,” imbuhnya.
Diketahui, Parama mendapatkan pendidikan arsitekturnya di Harvard University dan University of California (UC) Berkeley. Di UC Berkeley, Parama lulus dengan predikat High Honors dan menerima Penghargaan bergengsi Eisner Prize 2018 untuk prestasinya dalam bidang arsitektur.
Hadir dengan inovasi baru yang berkonsep sustainable, Cluster Cedar juga dilengkapi dengan Smart Home System, Skylight dan Skybridge yang akan menjadi pelopor Sustainable Living di Sidoarjo. Hal lainnya yang menjadikan cluster Cedar ini spesial karena didesain Parama Pradana Suteja, lulusan dari University of California (UC) Berkeley dan Harvard University.
“Ketika saya mendengar bahwa salah satu arsitek terbaik Indonesia telah menyelesaikan studinya di Harvard, saya langsung menghubungi Parama untuk bekerja sama dalam mendesain cluster terbaru kami yaitu Cedar yang terbatas hanya 10 unit,” kata Mark Victor Yanson, CEO dari Yanson Properti Sejahtera dalam siaran persnya, Senin (15/1/2024).
“Dengan konsep yang luar biasa, dan harga yang masih Rp700 jutaan, kami yakin Cluster Cedar menjadi pilihan terbaik untuk rumah 2 lantai, dengan 3 kamar tidur di Sidoarjo. Sayangnya tersedia hanya 10 unit saja sehingga siapa cepat dia dapat,” imbuhnya.
Diketahui, Parama mendapatkan pendidikan arsitekturnya di Harvard University dan University of California (UC) Berkeley. Di UC Berkeley, Parama lulus dengan predikat High Honors dan menerima Penghargaan bergengsi Eisner Prize 2018 untuk prestasinya dalam bidang arsitektur.
Lihat Juga :