Menteri PUPR Pastikan Progress Tol Semarang-Demak Capai 30,5%
Selasa, 11 Agustus 2020 - 16:04 WIB
loading...
Pembangunan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 km yang terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang disebut telah mencapai 30%. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan konektivitas antarpusat pertumbuhan ekonomi seperti kawasan industri dan kawasan pariwisata di berbagai daerah. Salah satunya dengan pembangunan proyek Tol Semarang-Demak sepanjang 27 km yang terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang.
"Beberapa waktu lalu Tol Trans Jawa diresmikan dari Merak sampai dengan Pasuruan dan akan kita teruskan hingga ke Banyuwangi. Kami juga membangun Tol Semarang-Demak yang digabungkan dengan tanggul laut sekaligus untuk menanggulangi rob di Semarang," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta, Selasa (11/8/2020).
(Baca Juga: Dukung Kelancaran Logistik, Ruas Tol Jalintim Optimistis Rampung 2024)
Dikatakan Menteri Basuki, fokus pembangunan Kementerian PUPR pada 5 tahun ke depan adalah menghubungkan jalan tol dengan kawasan-kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata. Hal ini sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin tahun 2019-2024.
Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak dilakukan dengan skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU). "Jalan tol ini terbagi menjadi dua seksi, Seksi 1 (Semarang-Sayung) sepanjang 10,69 km merupakan dukungan pemerintah. Sementara Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 km merupakan tanggung jawab Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak," katanya.
"Beberapa waktu lalu Tol Trans Jawa diresmikan dari Merak sampai dengan Pasuruan dan akan kita teruskan hingga ke Banyuwangi. Kami juga membangun Tol Semarang-Demak yang digabungkan dengan tanggul laut sekaligus untuk menanggulangi rob di Semarang," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta, Selasa (11/8/2020).
(Baca Juga: Dukung Kelancaran Logistik, Ruas Tol Jalintim Optimistis Rampung 2024)
Dikatakan Menteri Basuki, fokus pembangunan Kementerian PUPR pada 5 tahun ke depan adalah menghubungkan jalan tol dengan kawasan-kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata. Hal ini sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin tahun 2019-2024.
Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak dilakukan dengan skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU). "Jalan tol ini terbagi menjadi dua seksi, Seksi 1 (Semarang-Sayung) sepanjang 10,69 km merupakan dukungan pemerintah. Sementara Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 km merupakan tanggung jawab Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak," katanya.
Lihat Juga :