Pemerintah Bagikan 342 Ribu Rice Cooker Gratis, Terbanyak di Jawa-Bali

Kamis, 18 Januari 2024 - 14:43 WIB
loading...
Pemerintah Bagikan 342...
Kementerian ESDM melaporkan terkait program rice cooker gratis dari pemerintah. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melaporkan realisasi penyaluran program Alat Memasak Berbasis Listrik (AML) berupa rice cooker gratis baru 342.621 rumah tangga atau hanya 68,5 persen dari target 500.000 rumah tangga yang ditetapkan pada 2023.

Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu mengungkapkan, sepanjang 2023, penyaluran rice cooker gratis masih didominasi wilayah Jawa dan Bali dengan 56,30 persen.

"Pertanyaannya kenapa Jawa Bali lebih banyak? Karena ini menyangkut terhadap kesiapan kelistrikan, karena ini kan demandnya besar," jelas Jisman dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Tahun 2023 dan Program Kerja Tahun 2024 di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Baca Juga: Belum Capai Target, Bagi-bagi Rice Cooker Gratis Baru 342 Ribu Unit di 2023

Dia menjelaskan satu unit rice cooker memakai daya listrik sebanyak 300 sampai 350 watt. Sehingga dipastikan apabila pemerintah memberikan 1000 atau 2000 unit di subsistem melalui validasi dan verifikasi langsung ke penerimanya tidak akan menganggu sistem kelistrikan yang ada saat ini.

"Sehinga kalau kita berikan saat itu juga nanti bersama-sama digunakan AML yang kita berikan tidak ganggu sistem, tidak ada kelebihan beban yang buat sistem kita terganggu. Sehinga Jawa-Bali dipilih harus lebih dari 50 persen makanya 56,30 persen," terangnya.

Seperti diketahui, saat ini di wilayah Jawa-Bali sedang mengalami kelebihan pasokan listrik atau overcapacity, sehingga pembagian rice cooker gratis ini juga dinilai dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut.

"Dan ini penting dan memang tujuan utamanya kami berikan AML ini adalah untuk kurangi impor LPG yang bersubsidi khususnya yang 3 kilogram. Jadi nanti persyaratannya ada validasi kepala desa dan ada pernyataan gunakan LPG 3 kilogram. Jadi kalau teman-teman sudah pakai kilogram ya tentunya belum jadi sasaran utama karena memang kita sasaran utamanya mengurangi impor LPG kita," paparnya.

Oleh sebab itu, pembagian rice cooker ini memuat beberapa manfaat, baik bagi penerima, PLN, serta bagi pemerintah.

"Ini kalau sudah dijalankan kita dapatkan clean cooking, kedua ada peningkatan kWh penjualan dari PLN, yang paling utama adalah mengurangi impor LPG yang kalau ini digunakan pasti LPG-nya berkurang," jelas dia.

Baca Juga: Intip 5 Merek Rice Cooker Gratis yang Mulai Dibagikan Bulan Ini

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, berikut realisasi pembagian rice cooker gratis di sepanjang 2023. Jumlah penyebaran wilayah yaitu 36 provinsi, 325 kabupaten/kota, 2.460 kecamatan, 12.961 desa/kelurahan.

Sementara realisasi per wilayah diantaranya, Jawa-Bali, 192.890 unit (56,30 persen), Sumatera 61.040 unit (17,82 persen), Sulawesi 36.648 unit (10,70 persen), Kalimantan 35.307 unit (10,30 persen), Nusa Tenggara, 7.459 unit (2,18 persen), Maluku, 5.640 unit (1,65 persen), Papua 3.637 unit (1,06 persen). Dengan demikian total pembagian rice cooker gratis sepanjang 2023 sebesar 342.621 unit atau 68,5 persen dari target yang ditetapkan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Rekomendasi
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved