BPH Migas Tegaskan Pembangunan Cisem Segera Terwujud
Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
Dengan terlaksananya pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas CISEM diharapkan dapat mendorong pengembangan kawasan-kawan industri baru di sepanjang jalur pipa CISEM. Dan para pelaku industri diharapkan dapat beralih dari penggunaan Bahan Bakar khususnya HSD dengan memanfaatkan gas bumi dalam pengoperasiannya, sehingga dapat memaksimalkan pemanfaatan Gas Bumi domestik.
Pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas CISEM ini akan sangat bermanfaat dalam mendukung terintegrasinya pipa gas bumi trans Sumatera dan Jawa. Ke depan BPH Migas akan melaksanakan lelang ruas pipa transmisi seperti Ruas Dumai-KEK Seimangke serta Lelang Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) yang telah diusulkan oleh Badan Usaha sejumlah 193 wilayah untuk peningkatan pemanfaatan Gas Bumi di Indonesia.
Saat ini Rekind telah melakukan kajian, survey, pengujian, perijinan, dan engineering dan diharapakan pada bulan Septrember 2020 ini akan segera melakukan pembangunan dan konstruksi pipa yang dimulai dari Semarang dan ditargetkan selesai pada bulan Februari 2022.
Rapat Koordinasi ini diharapkan dapat merumuskan dan menyepakati langkah-langkah konkrit sebagai upaya mengatasi kendala dalam rangka mempercepat realisasi pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas CISEM.
Rapat koordinasi percepatan pembangunan pipa transmisi ruas Cirebon-Semarang menghasilkan beberapa poin, yaitu: 1.Mendorong PT Rekind agar segera melakukan pembangunan pipa ruas Cirebon – Semarang paling lambat dimulai pada bulan September 2020 karena sudah groundbreaking pada tanggal 7 Februari 2020 sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah; 2. Mendorong Agar PT Rekind segera menandatangani Gas Transportation Agreement (GTA) dengan PT PGN Tbk untuk memperoleh Final Investment Decision (FID); dan 3. Proyek Ruas Transmisi Cirebon-Semarang merupakan proyek strategis nasional sesuai dengan Perpres 79 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobongan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.
Poin lainnya adalah bahwa proyek transmisi Cirebon-Semarang bersama dengan pipa transmisi ruas WNTS-Pemping dan ruas Dumai-Sei Mangke sudah masuk dalam usulan Kementerian ESDM untuk ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN); 5. Pipa Ruas Transmisi Cirebon-Semarang akan mendukung kebutuhan energi dan bahan baku untuk pengembangan kawasan industri di wilayah Batang, Kendal, Industri Metanol, pembangkit tenaga listrik dan pemenuhan kebutuhan Kilang Balongan.
PT PGN Tbk siap menjadi Shipper untuk Ruas Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang sesuai kesiapan demand; 7. Akan dilakukan rapat secara berkala untuk memonitor perkembangan pembangunan Ruas Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang dengan melibatkan Komisi VII DPR RI, BPH Migas, PT Rekind dan PGN Group sesuai permintaan Gubernur Jawa Tengah.
Pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas CISEM ini akan sangat bermanfaat dalam mendukung terintegrasinya pipa gas bumi trans Sumatera dan Jawa. Ke depan BPH Migas akan melaksanakan lelang ruas pipa transmisi seperti Ruas Dumai-KEK Seimangke serta Lelang Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) yang telah diusulkan oleh Badan Usaha sejumlah 193 wilayah untuk peningkatan pemanfaatan Gas Bumi di Indonesia.
Saat ini Rekind telah melakukan kajian, survey, pengujian, perijinan, dan engineering dan diharapakan pada bulan Septrember 2020 ini akan segera melakukan pembangunan dan konstruksi pipa yang dimulai dari Semarang dan ditargetkan selesai pada bulan Februari 2022.
Rapat Koordinasi ini diharapkan dapat merumuskan dan menyepakati langkah-langkah konkrit sebagai upaya mengatasi kendala dalam rangka mempercepat realisasi pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas CISEM.
Rapat koordinasi percepatan pembangunan pipa transmisi ruas Cirebon-Semarang menghasilkan beberapa poin, yaitu: 1.Mendorong PT Rekind agar segera melakukan pembangunan pipa ruas Cirebon – Semarang paling lambat dimulai pada bulan September 2020 karena sudah groundbreaking pada tanggal 7 Februari 2020 sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah; 2. Mendorong Agar PT Rekind segera menandatangani Gas Transportation Agreement (GTA) dengan PT PGN Tbk untuk memperoleh Final Investment Decision (FID); dan 3. Proyek Ruas Transmisi Cirebon-Semarang merupakan proyek strategis nasional sesuai dengan Perpres 79 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobongan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.
Poin lainnya adalah bahwa proyek transmisi Cirebon-Semarang bersama dengan pipa transmisi ruas WNTS-Pemping dan ruas Dumai-Sei Mangke sudah masuk dalam usulan Kementerian ESDM untuk ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN); 5. Pipa Ruas Transmisi Cirebon-Semarang akan mendukung kebutuhan energi dan bahan baku untuk pengembangan kawasan industri di wilayah Batang, Kendal, Industri Metanol, pembangkit tenaga listrik dan pemenuhan kebutuhan Kilang Balongan.
PT PGN Tbk siap menjadi Shipper untuk Ruas Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang sesuai kesiapan demand; 7. Akan dilakukan rapat secara berkala untuk memonitor perkembangan pembangunan Ruas Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang dengan melibatkan Komisi VII DPR RI, BPH Migas, PT Rekind dan PGN Group sesuai permintaan Gubernur Jawa Tengah.
(ars)
Lihat Juga :