Mengulik 5 Alasan UMKM Butuh Google Business Messages

Kamis, 18 Januari 2024 - 12:32 WIB
loading...
Mengulik 5 Alasan UMKM...
Google Business Messages, merupakan platform layanan pelanggan yang dikeluarkan oleh Google, kini tersedia di Indonesia. Berikut adalah 5 alasan mengapa bisnis memerlukan layanan Google Business Messages ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Google Business Messages, merupakan platform layanan pelanggan yang dikeluarkan oleh Google, kini tersedia di Indonesia. Fitur ini memberikan banyak manfaat terutama bagi bisnis khususnya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ingin meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan konsumen.

Baca Juga: Erick Thohir Luncurkan Platform Calon Pesaing Google

Dengan Google Business Messages, konsumen dapat mengirimkan pesan langsung ke bisnis Anda melalui Google Business Profiles, hasil pencarian Google, atau Google Assistant. Hal ini memudahkan konsumen dalam menghubungi bisnis dan memberikan kesempatan bagi bisnis Anda untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan lebih baik.

Baca Juga: Kolaborasi Mengembangkan Bisnis Pelaku UMKM

Selain itu, Google Business Messages juga memungkinkan bisnis Anda untuk memanfaatkan chatbot dan otomatisasi pesan untuk memberikan layanan yang lebih efisien. Chatbot dapat membantu menjawab pertanyaan umum dari konsumen dan memberikan informasi dasar tentang produk atau layanan yang ditawarkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Rekomendasi
Ahli Biologi China Gagas...
Ahli Biologi China Gagas Perempuan Haid 4 Kali Setahun, Dokter Ungkap Risikonya
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Pendaftaran Calon Bintara...
Pendaftaran Calon Bintara PK Pria TNI AL 2026 Kembali Dibuka, Lulusan SMA-D3 Bisa Daftar
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved