SKK Migas Target Investasi Eksplorasi Capai USD1,8 Miliar atau Naik 200%
Jum'at, 19 Januari 2024 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Jika tahun 2020 jumlah pemboran sumur eksplorasi sebanyak 28 sumur, maka di tahun 2023 meningkat mencapai 38 sumur yang adalah angka terbanyak sejak tahun 2017. Di tahun 2024, SKK Migas dan KKKS lebih masif lagi dalam program pemboran sumur eksplorasi.
Benny juga menyampaikan, investasi eksplorasi terus meningkat dengan adanya penemuan big fish-giant dan laut dalam. Dia menekankan bahwa aktivitas dan investasi ekplorasi akan lebih diagresifkan lagi di 2024.
"Selain investasi yang masif, untuk mendapatkan giant discovery, maka target eksplorasi harus shifting dari small-medium ke medium-large," imbuhnya.
Benny menambahkan, potensi hulu migas saat ini ada di laut dalam. Oleh karena itu SKK Migas terus mendorong investasi eksplorasi di laut dalam.
"Kami bersyukur di tahun 2023 kerja keras SKK Migas dan KKKS berhasil menghasilkan 2 (dua) giant discovery di laut dalam, yaitu di Geng North yang berada di Kalimantan Timur dan Layaran-1 yang berada di South Andaman lepas pantai Sumatera Utara," tutur Benny.
Ia pun mengakui, risiko pemboran di laut dalam sangat tinggi, oleh karenanya perhitungan yang cermat dan eksekusi yang tepat menjadi salah satu kunci agar pemboran di laut dalam berjalan sesuai rencana dan menghasilkan temuan.
Benny menunjukkan betapa besarnya biaya pemboran di laut dalam, dia menyampaikan untuk pemboran di Geng North, ENI mengeluarkan biaya hingga USD100 juta untuk 1 sumur atau setara dengan sekitar Rp1,5 triliun. Sedangkan, Mubadala Energy menginvestasikan USD93,5 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun.
Benny juga menyampaikan, investasi eksplorasi terus meningkat dengan adanya penemuan big fish-giant dan laut dalam. Dia menekankan bahwa aktivitas dan investasi ekplorasi akan lebih diagresifkan lagi di 2024.
"Selain investasi yang masif, untuk mendapatkan giant discovery, maka target eksplorasi harus shifting dari small-medium ke medium-large," imbuhnya.
Benny menambahkan, potensi hulu migas saat ini ada di laut dalam. Oleh karena itu SKK Migas terus mendorong investasi eksplorasi di laut dalam.
"Kami bersyukur di tahun 2023 kerja keras SKK Migas dan KKKS berhasil menghasilkan 2 (dua) giant discovery di laut dalam, yaitu di Geng North yang berada di Kalimantan Timur dan Layaran-1 yang berada di South Andaman lepas pantai Sumatera Utara," tutur Benny.
Ia pun mengakui, risiko pemboran di laut dalam sangat tinggi, oleh karenanya perhitungan yang cermat dan eksekusi yang tepat menjadi salah satu kunci agar pemboran di laut dalam berjalan sesuai rencana dan menghasilkan temuan.
Benny menunjukkan betapa besarnya biaya pemboran di laut dalam, dia menyampaikan untuk pemboran di Geng North, ENI mengeluarkan biaya hingga USD100 juta untuk 1 sumur atau setara dengan sekitar Rp1,5 triliun. Sedangkan, Mubadala Energy menginvestasikan USD93,5 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun.
Lihat Juga :