Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Jum'at, 15 Mei 2026 - 14:02 WIB
loading...
Kementerian ESDM menekankan kerja sama sektor energi antara Indonesia dan Rusia, mulai dari pembelian minyak, pengembangan ladang migas, perkembangan proyek GRR Tuban, hingga kerja sama energi nuklir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) menekankan kerja sama sektor energi antara Indonesia dan Rusia , mulai dari tindak lanjut rencana pembelian minyak mentah, pengembangan ladang migas, perkembangan proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban, hingga kerja sama energi nuklir untuk tujuan damai.
Penjajakan kerja sama terjalin dalam forum Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik yang berlangsung di Kazan, Rusia pada 12-14 Mei 2026. Forum SKB RI-Rusia merupakan mekanisme kerja sama bilateral resmi antara Pemerintah Indonesia dan Federasi Rusia untuk membahas dan mengevaluasi perkembangan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Keterlibatan Kementerian ESDM dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi energi Indonesia guna mendukung ketahanan energi nasional, pengembangan hilirisasi industri, serta penguatan kerja sama teknologi dan investasi di sektor energi dan sumber daya mineral.
Baca Juga: Bukan Mimpi, Indonesia Dinilai Mampu Bangun PLTN seperti Negara Maju
Wakil Menteri ESDM, Yuliot menyoroti, pentingnya penguatan investasi dan kerja sama teknologi energi antara Indonesia dan Rusia guna mendukung ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi bersih.
Penjajakan kerja sama terjalin dalam forum Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik yang berlangsung di Kazan, Rusia pada 12-14 Mei 2026. Forum SKB RI-Rusia merupakan mekanisme kerja sama bilateral resmi antara Pemerintah Indonesia dan Federasi Rusia untuk membahas dan mengevaluasi perkembangan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Keterlibatan Kementerian ESDM dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi energi Indonesia guna mendukung ketahanan energi nasional, pengembangan hilirisasi industri, serta penguatan kerja sama teknologi dan investasi di sektor energi dan sumber daya mineral.
Baca Juga: Bukan Mimpi, Indonesia Dinilai Mampu Bangun PLTN seperti Negara Maju
Wakil Menteri ESDM, Yuliot menyoroti, pentingnya penguatan investasi dan kerja sama teknologi energi antara Indonesia dan Rusia guna mendukung ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi bersih.
Lihat Juga :