Kurs Rupiah Sentuh Rp15.615 per USD Dipengaruhi Dua Hal Ini
Jum'at, 19 Januari 2024 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ditopang Permintaan Domestik, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,7-5,5% di 2024
Presiden Federal Reserve, Atlanta Raphael Bostic mengatakan, pada hari Kamis bahwa ia terbuka untuk menurunkan suku bunga AS lebih cepat dari kuartal ketiga yang ia antisipasi jika ada bukti yang “meyakinkan” dalam beberapa bulan mendatang bahwa inflasi turun lebih cepat dari perkiraannya.
Pelaku pasar juga terlihat secara tajam mengurangi taruhan pada pemotongan suku bunga di bulan Maret, menurut alat CME Fedwatch. Para pedagang sekarang memperkirakan peluang sebesar 51,9% untuk pemotongan suku bunga di bulan Maret, turun tajam dari 68,3% yang terlihat pada minggu lalu.
Tanda-tanda ketahanan perekonomian AS baru-baru ini memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Bank juga kemungkinan besar tidak akan mengubah suku bunga sampai inflasi berada dalam target tahunan 2% – dengan pembacaan CPI bulan Desember yang menunjukkan sedikit kemajuan.
Dari sentimen domestik, utang pemerintah sampai 31 Desember 2023 ditutup di angka Rp8.144,69 triliun. Jumlah itu naik Rp 103,68 triliun dibandingkan bulan sebelumnya yang senilai Rp 8.041,01 triliun. Pertambahan utang itu membuat rasio utang pemerintah akhir 2023 menjadi 38,59% terhadap produk domestik bruto (PDB), naik dari bulan sebelumnya yang di level 38,11% namun turun dibandingkan akhir 2021 dan 2022.
Presiden Federal Reserve, Atlanta Raphael Bostic mengatakan, pada hari Kamis bahwa ia terbuka untuk menurunkan suku bunga AS lebih cepat dari kuartal ketiga yang ia antisipasi jika ada bukti yang “meyakinkan” dalam beberapa bulan mendatang bahwa inflasi turun lebih cepat dari perkiraannya.
Pelaku pasar juga terlihat secara tajam mengurangi taruhan pada pemotongan suku bunga di bulan Maret, menurut alat CME Fedwatch. Para pedagang sekarang memperkirakan peluang sebesar 51,9% untuk pemotongan suku bunga di bulan Maret, turun tajam dari 68,3% yang terlihat pada minggu lalu.
Tanda-tanda ketahanan perekonomian AS baru-baru ini memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Bank juga kemungkinan besar tidak akan mengubah suku bunga sampai inflasi berada dalam target tahunan 2% – dengan pembacaan CPI bulan Desember yang menunjukkan sedikit kemajuan.
Dari sentimen domestik, utang pemerintah sampai 31 Desember 2023 ditutup di angka Rp8.144,69 triliun. Jumlah itu naik Rp 103,68 triliun dibandingkan bulan sebelumnya yang senilai Rp 8.041,01 triliun. Pertambahan utang itu membuat rasio utang pemerintah akhir 2023 menjadi 38,59% terhadap produk domestik bruto (PDB), naik dari bulan sebelumnya yang di level 38,11% namun turun dibandingkan akhir 2021 dan 2022.
Lihat Juga :