TikTok Kuasai 75% Saham Tokopedia, Apakah Menguntungkan Buat UMKM?
Minggu, 21 Januari 2024 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi artinya kalau menurut saya, ini sebuah kebijakan (Permendag 31/2023) ada kepentingannya gitu. Dan apakah pemerintah itu memikirkan pedagang-pedagang kecil, ya enggak," paparnya.
Yanuar sendiri sudah melontarkan kritik sejak awal, terutama soal re-evaluasi saham dari merger, akuisisi Tokopedia dan TikTok. Dia mengandaikan saham pendiri yang awalnya memiliki nilai satu perak atau satu rupiah.
"Kan seperti yang saya kritisi sejak lama bahwa sebetulnya kan saham pendiri ini satu perak, satu rupiah kan. Dia bisa di-re-evaluasi kalau ada merger, akuisisi, makanya ada merger Gojek dan Tokopedia jadi GoTo,” beber dia.
“Kemudian, begitu itu merger GoTo, uang itu masuk sehingga bisa me-re-evaluasi harga per IPO-nya ke 265. Jadi orang yang tadinya punya harta satu perak naik harga jadi 265, bukan karena dia setor duit. Pemegang saham lamanya keluar kan, apa tidak menyakitkan buat investor ritel," lanjutnya.
Sebagai informasi, TikTok Shop kembali beroperasi di Indonesia setelah 2 bulan tutup. Raksasa China tersebut menggandeng Tokopedia dengan mengendalikan 75,01% saham perusahaan. Namun, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat dilusi lebih lanjut soal kepemilikan GoTo di Tokopedia.
Yanuar sendiri sudah melontarkan kritik sejak awal, terutama soal re-evaluasi saham dari merger, akuisisi Tokopedia dan TikTok. Dia mengandaikan saham pendiri yang awalnya memiliki nilai satu perak atau satu rupiah.
"Kan seperti yang saya kritisi sejak lama bahwa sebetulnya kan saham pendiri ini satu perak, satu rupiah kan. Dia bisa di-re-evaluasi kalau ada merger, akuisisi, makanya ada merger Gojek dan Tokopedia jadi GoTo,” beber dia.
“Kemudian, begitu itu merger GoTo, uang itu masuk sehingga bisa me-re-evaluasi harga per IPO-nya ke 265. Jadi orang yang tadinya punya harta satu perak naik harga jadi 265, bukan karena dia setor duit. Pemegang saham lamanya keluar kan, apa tidak menyakitkan buat investor ritel," lanjutnya.
Sebagai informasi, TikTok Shop kembali beroperasi di Indonesia setelah 2 bulan tutup. Raksasa China tersebut menggandeng Tokopedia dengan mengendalikan 75,01% saham perusahaan. Namun, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat dilusi lebih lanjut soal kepemilikan GoTo di Tokopedia.
(akr)
Lihat Juga :