Teken Kesepakatan, LNG Qatar Bakal Mengalir Deras ke India dengan Harga Miring

Minggu, 21 Januari 2024 - 18:34 WIB
loading...
A A A
Hal ini tentunya akan memperpanjang kontrak yang akan berakhir pada 2028 untuk pasokan 8,5 juta metrik ton per tahun (tpy) LNG kepada pembeli India. Kesepakatan ini juga berperan dalam memenuhi tujuan Perdana Menteri India, Narendra Modi untuk meningkatkan pangsa gas alam dalam bauran energi negara itu menjadi 15% pada tahun 2030 dari saat ini 6,3%.

Meski begitu perusahaan-perusahaan India dan Qatar Energy belum memberikan komentar. Qatar yang bertujuan untuk memperluas kapasitas pencairannya menjadi 126 juta tpy pada tahun 2027 dari 77 juta, ingin memainkan peran yang lebih besar di Asia dan Eropa karena persaingan mendapatkan pasokan AS meningkat.

Tahun lalu, Qatar menandatangani kesepakatan jangka panjang dengan perusahaan besar Eropa Shell, TotalEnergies dan ENI. LNG Qatar sering dihargai dalam kaitannya dengan minyak, menggunakan formula berdasarkan kemiringan, atau persentase minyak mentah.

Salah satu sumber mengungkapkan, kesepakatan itu kemungkinan akan ditutup dengan harga sekitar 12% dari Brent per juta metrik British thermal unit (mmBtu). Sumber kedua memberikan kisaran 12-12,5% untuk pasokan secara free-on-board untuk India.

Kesepakatan diprediksi bakal ditandatangani selama konferensi energi di India dari 6-9 Februari. Tak satu pun dari sumber dapat disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk berbicara di depan umum, seperti dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Rekomendasi
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved