alexametrics

Amar Bank Bersama Investree Dorong Pertumbuhan UMKM

loading...
Amar Bank Bersama Investree Dorong Pertumbuhan UMKM
Amar Bank bersama Investree, penyelenggara jasa layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending, berkolaborasi meningkatkan penyaluran pinjaman kepada UMKM. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Maraknya pertumbuhan UMKM yang didukung oleh fasilitas teknologi finansial saat ini memberikan kesempatan besar bagi institusi keuangan dan perbankan dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Amar Bank sebagai institusi perbankan nasional bersama Investree, penyelenggara jasa layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending, berkolaborasi meningkatkan penyaluran pinjaman kepada masyarakat.

Bertempat di kantor Amar Bank, perjanjian kerja sama penyaluran fasilitas kredit telah resmi ditandatangani. Hadir sebagai wakil atas kedua perusahaan, Managing Director Amar Bank Vishal Tulsian, Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mencapai target pertumbuhan kredit Amar Bank di 2018 khususnya kredit produktif di Indonesia.

Perkembangan perekonomian saat ini membutuhkan banyak inisiatif baru salah satunya kolaborasi antara perbankan dan institusi keuangan berbasis teknologi. Inilah yang membuat Amar Bank mengajak Investree bekerja sama dalam percepatan penyaluran fasilitas kredit. Investree berperan sebagai perantara antara perusahaan yang membutuhkan pinjaman (borrower) dan Amar Bank yang memberikan pinjaman (institutional lender).

“Amar Bank selalu melakukan evaluasi terhadap institusi keuangan dalam penyaluran fasilitas kredit. Kerja sama akan dilakukan kepada insititusi atau pun perusahaan yang memiliki pengalaman dan reputasi yang baik,” ujar Vishal.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi yang turut hadir dalam penandatangan kerja sama turut menyampaikan bahwa ke depannya perbankan dapat meraih keuntungan kerja sama yaitu akses luas penambahan jumlah nasabah selaku peminjam.

“Bekerja sama dengan perbankan sangat menguntungkan berbagai pihak, baik dari Investree, masyarakat, maupun perbankan itu sendiri. Ke depannya kami berharap program ini dapat berjalan dengan lancar. Akses masyarakat terhadap layanan finansial pun semakin meningkat,” ucap Adrian.

Sebagai perusahaan berkembang di bidang perbankan, Amar Bank memiliki keyakinan bahwa proses akuisisi nasabah UMKM sangat efisien jika bergandengan dengan institusi keuangan berbasis fintech. Memiliki benang merah yang erat dengan Investree, Amar Bank juga memiliki produk teknologi andalan masa kini, Tunaiku. Tunaiku telah dikenal masyarakat sebagai salah satu produk andalan digital personal loan dengan nilai Rp2 sampai Rp20 juta dengan tenor pengembalian 6 sampai 20 bulan.

Investree sendiri merupakan perusahaan teknologi finansial terpercaya sekaligus pionir P2P lending platform di Indonesia yang berperan dalam mempertemukan orang yang memiliki kebutuhan pembiayaan (Borrower) dengan orang yang memiliki dana berlebih dan bersedia meminjamkan dananya (Lender).

Memiliki produk andalan Pinjaman Bisnis Berbasis Invoice, portofolio peminjam terbesar Investree adalah berasal dari kategori industri kreatif, jasa, dan makanan dan minuman yang mayoritas merupakan UMKM. Hingga hari ini, Investree tercatat telah memiliki total fasilitas pinjaman sebesar Rp 773 miliar dan menyalurkan pinjaman sebesar Rp 635 miliar.

Amar Bank sebelumnya telah berkolaborasi dengan beberapa institusi fintech untuk penyaluran fasilitas kredit. Sebelumnya, Amar Bank bekerja sama dengan Amartha, Mekar, dan kini, Investree. Kerjasama penyaluran dana diperuntukkan kepada pemberian kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di berbagai daerah di Indonesia. Vishal menyatakan optimis kerja sama ini dapat membantu pertumbuhan UMKM.

“Penandatangan perjanjian kerja sama Amar Bank dan Investree adalah bukti dukungan kami kepada pemerintah yang menyatakan bahwa ke depannya inovasi digital akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan sektor UMKM serta mampu memberikan dorongan finansial bagi masyarakat yang belum atau kurang dilayani oleh pihak perbankan (unserved dan underserved),” tutup Vishal
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak