Jokowi Janjikan Bantuan Uang Rp200 Juta ke Petani di Jateng Korban El Nino
Selasa, 23 Januari 2024 - 16:00 WIB
loading...
Presiden Jokowi dalam rangkaian acara pembagian sertifikat tanah di GOR Bung Karno, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024). FOTO/Biro Pers Kepresidenan
A
A
A
GROBOGAN - Presiden Jokowi menjanjikan bantuan bagi petani di Jateng yang gagal panen akibat El Nino . Jumlah bantuan bisa mencapai Rp200 juta per kelompok tani.
"Moga-moga dalam waktu yang sangat dekat realisasi uangnya bisa segera diterima para petani dan langsung bisa dipakai untuk tandur, tanam, tandur, tanam, dan segera panen. Kalau sudah panen kita tidak usah banyak impor-impor lagi dari negara lain karena mereka juga sekarang ini juga mengerem semuanya, enggak jual berasnya," kata Jokowi, di GOR Bung Karno, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).
Baca Juga: Bunga Anggrek Jokowi untuk Megawati yang Ulang Tahun ke-77
Dia mengatakan saat ini dampak perubahan iklim telah dirasakan oleh semua negara di dunia. Kekeringan panjang maupun banjir telah menyebabkan banyak negara mengalami gagal panen sehingga produktivitas padinya menurun, termasuk di Indonesia.
Sedikitnya 22 negara menghentikan kebijakan ekspor berasnya dan memilih untuk mengamankan stok berasnya untuk kebutuhan dalam negerinya. Oleh karena itu, Presiden Jokowi menyebut bahwa petani memiliki peran sentral bagi Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
"Moga-moga dalam waktu yang sangat dekat realisasi uangnya bisa segera diterima para petani dan langsung bisa dipakai untuk tandur, tanam, tandur, tanam, dan segera panen. Kalau sudah panen kita tidak usah banyak impor-impor lagi dari negara lain karena mereka juga sekarang ini juga mengerem semuanya, enggak jual berasnya," kata Jokowi, di GOR Bung Karno, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).
Baca Juga: Bunga Anggrek Jokowi untuk Megawati yang Ulang Tahun ke-77
Dia mengatakan saat ini dampak perubahan iklim telah dirasakan oleh semua negara di dunia. Kekeringan panjang maupun banjir telah menyebabkan banyak negara mengalami gagal panen sehingga produktivitas padinya menurun, termasuk di Indonesia.
Sedikitnya 22 negara menghentikan kebijakan ekspor berasnya dan memilih untuk mengamankan stok berasnya untuk kebutuhan dalam negerinya. Oleh karena itu, Presiden Jokowi menyebut bahwa petani memiliki peran sentral bagi Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
Lihat Juga :