Arus Bongkar Muat Peti Kemas IPC Turun 7,7%

Rabu, 12 Agustus 2020 - 07:33 WIB
loading...
Arus Bongkar Muat Peti...
Pelabuhan petikemas Tanjungpriok, Jakarta Utara. Foto/SINDOnews/Hasiholan Siahaan
A A A
JAKARTA - Arus bongkar/muat (throughput) peti kemas di semua pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC pada semester I/2020 tercatat 2,99 juta TEUs. Jumlah ini turun sekitar 7,7% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 3,24 juta TEUs.

“Dampak pandemi memang terasa. Tapi, kami bersyukur karena dampaknya tidak sedalam beberapa sektor lain seperti industri minyak & gas, transportasi, atau pariwisata. Kami memastikan bahwa aktivitas dan produktivitas di pelabuhan tetap terjaga,” kata Direktur Utama IPC Arif Suhartono dalam keterangan tertulisnya. (Baca: Jadi Lumbung Cukai, Kemenperin: Industri Rokok Perlu Diselamatkan)

Situasi ini sebenarnya sudah diprediksi ketika wabah virus korona mulai merebak. Selama Januari-Februari 2020 jumlah peti kemas yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok turun 5,13%. Begitu Covid-19 mewabah di Wuhan, China, akhir 2019, produktivitas Negeri Tirai Bambu itu langsung anjlok. Padahal, China tercatat sebagai negara yang berkontribusi paling besar terhadap jumlah arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. (Baca juga: Pemerintahan Lebanon Bubar di Tengah Kemarahan Publik)

Sadar akan dampak jangka panjang, sejak awal IPC menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan memperkecil risiko dampaknya. Prosedur penanganan masuknya kapal barang maupun penumpang dari luar negeri diperketat. IPC meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Prosedur operasional, keselamatan, dan keamanan ditambah. Semua kapal dari luar negeri dikarantina sebelum masuk dermaga. Kondisi kesehatan seluruh awak kapal diperiksa oleh petugas KKP. “Bongkar muat baru boleh dilakukan jika sudah ada kepastian bahwa kapal berikut awaknya itu steril,” ucap Arif. (Lihat videonya: Meneguk Sejarah Panjang Indonesia dalam Secangkir Kopi)

Seluruh staf operasional lini terdepan (frontline) diwajibkan mengenakan masker dan sarung tangan sebagai tambahan APD (alat pelindung diri). Di terminal penumpang, semua penumpang turun dari kapal maupun yang akan naik kapal diperiksa dengan pemindai suhu tubuh. (Sudarsono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IPC TPK Bukukan Arus...
IPC TPK Bukukan Arus Petikemas 1,15 Juta TEUs hingga April 2026
Tingkatkan Kapasitas...
Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, Pelabuhan Pelindo Tambah QCC
Awal Tahun 2026, Pertumbuhan...
Awal Tahun 2026, Pertumbuhan Petikemas IPC TPK Tumbuh 8,7 Persen
Mengawali Tahun 2026,...
Mengawali Tahun 2026, Realisasi Arus Petikemas IPC TPK Tumbuh 6,82%
Rekor Tertinggi, IPC...
Rekor Tertinggi, IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
Arus Logistik di Pelabuhan...
Arus Logistik di Pelabuhan Semakin Efisien, IPC TPK Torehkan Kinerja Positif
KSOP Tanjung Priok Inisiasi...
KSOP Tanjung Priok Inisiasi Simulasi Penanganan Tumpahan Minyak Terintegrasi Pertama di Indonesia
HUT Ke-27, JICT Perkuat...
HUT Ke-27, JICT Perkuat Peran Global dan Akselerasi Transformasi Green Port
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Rekomendasi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved