alexametrics

Ini Tips Pendiri Kripik Jamanow untuk Mengembangkan Bisnis

loading...
Ini Tips Pendiri Kripik Jamanow untuk Mengembangkan Bisnis
Founder Kripik Jamanow & Cake Masadepan Riezka Rahmatiana di acara Seminar Diginesia 2018 di Bogor, Selasa (15/5/2018). Foto/Isra Triansyah
A+ A-
BOGOR - Mengembangkan bisnis secara mandiri atau berwirausaha menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian negara dan meningkatkan taraf hidup seseorang.

Namun, untuk mengembangkan usaha baru, dibutuhkan strategi inovatif, terutama untuk mengenalkan produk ke pasar. Salah satunya, dengan memanfaatkan perkembangan era digital saat ini.

Founder Kripik Jamanow & Cake Masadepan Riezka Rahmatiana di acara Seminar Diginesia 2018 yang mengambil tema "UMKM Prospect and Chalenges in Millenia Era" di Bogor, Selasa (15/5/2018) mengatakan, dengan berwirausaha seseorang dapat meningkatkan taraf hidupnya.

"Bisnis itu cara untuk investasi, karena kebanyakan dari kita bukan turunan orang kaya. Saya misalnya, memang dari kalangan biasa-biasa saja," ungkap Riezka.

Riezka bercerita, keinginannya untuk berbisnis mendorongnya mencari jalan untuk mengembangkan produk dan jaringan. "Saya mengajak beberapa artis untuk bisa mengembangkan bisnis ini," tuturnya.

Dia mengatakan, strategi mengandeng sejumlah selebritas yang dilakukannya ternyata sangat menguntungkan. Hal itu menurutnya menjadi cara yang baik dalam memperkenalkan sebuah produk baru.

Di luar itu, kata dia, pewirausaha juga perlu memanfaatkan teknologi untuk mengenalkan dan mempromosikan produknya. Salah satunya, jelas dia, adalah memanfaatkan beragam media sosial yang ada saat ini, seperti Facebook dan Instagram.

"Kelola akun media sosial, buat semenarik mungkin agar mendapatkan followers yang banyak. Itu akan meningkatkan promosi produk, bahkan sebelum membuka bisnis saja sudah banyak yang tahu," jelasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak