Membuka Jalan Produk UMKM ke Pasar Eropa lewat Ngborol Bareng Kang Dubes

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 14:24 WIB
loading...
Membuka Jalan Produk...
Menjajaki peluang ekspor produk UMKM ke pasar Eropa, Gerakan kewirausahaan Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) mengadakan acara Ngobrol Bareng Kang Dubes. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menjajaki peluang ekspor produk UMKM ke pasar Eropa, Gerakan kewirausahaan Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) mengadakan acara Ngobrol Bareng Kang Dubes. Pada acara ngobrol bareng kali, tema yang diusung yakni 'Optimalisasi Potensi Peluang Ekspor Produk UMKM ke Pasar Eropa'.

Acara ini menghadirkan Dr. Andri Hadi SH, LLM, Duta Besar RI untuk Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa sebagai nara sumber dan Ketua Umum PBA, Dr. Ary Zulfikar SH MH, yang dimoderatori oleh Dr. Dewi Tenty, SH, MH, penggerak UMKM Alumni.

Tujuan utamanya tidak lain adalah untuk mengenalkan para pelaku UMKM di Indonesia agar dapat menjajaki peluang ekspor dengan menembus pasar Eropa.

Baca Juga: GBBI Diluncurkan, Pertamina Hadirkan Ribuan Produk UMKM Unggulan Indonesia melalui SMEXPO

Dalam sambutan pembukanya, Kang Azoo -sapaan akrab Ary Zulfikar- selaku Ketua Umum PBA yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Hukum LPS menekankan tiga hal utama dalam mengembangkan UMKM, yaitu komitmen, integritas, dan solidaritas.

Tiga hal tersebut menjadi kunci dalam mengembangkan produk-produk UMKM yang bernaung dalam PBA. Ia juga tidak lupa mengajak kepada semua pelaku UMKM yang tergabung dalam PBA untuk secara bersama-sama mencari peluang dengan membangun ekosistem.

Untuk mewujudkan cita-cita kemandirian wirausaha seluruh pelaku UMKM, Kang Azoo juga menegaskan, bahwa kerja sama merupakan hal yang tidak kalah penting. Frasa atau filosofi yang ia gunakan untuk menggambarkan hal tersebut dengan men-quote Hendri Ford.

“Coming together is a beginning, keeping together is a progress, working together is a success. Namun working together merupakan hal yang paling utama. Di sini kita bekerja bersama-sama, bukan sama-sama kerja,” ungkapnya.

PBA dalam strateginya untuk melakukan ekspor produk UMKM ke pasar Eropa juga tidak lupa mengandeng Prime Global Network sebagai afiliasi dalam usaha bisnis mereka. Kerja sama tersebut sudah dinyatakan secara resmi melalui penandatangan MoU pada hari Minggu (26/9/2021) lalu untuk menembus pasar Korea Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amway Indonesia Perkuat...
Amway Indonesia Perkuat Komitmen Mendukung Keluarga Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Menjawab Tantangan Klasik...
Menjawab Tantangan Klasik UMKM, ACC Danaku Dukung Modal Pelaku Usaha Kuliner di Surabaya
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Rekomendasi
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Robot Humanoid China...
Robot Humanoid China Siap Masuk ke Pasar Ritel Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved