Bahlil Kesal Dikritik Tom Lembong Soal Nikel: Jangan Omon-omon Saja!

Rabu, 24 Januari 2024 - 16:31 WIB
loading...
Bahlil Kesal Dikritik...
Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadahlia. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadahlia merespons terkait pernyataan Co-Captain Timnas Amin Tom Lembong soal penggunaan nikel bakal ditinggalkan dalam industsi kendaraan listrik.

Bahlil menilai pernyataan nikel bakal ditinggalkan dalam industri kendaraan listrik merupakan sebuah kebohongan publik. Pasalnya, hingga saat ini komoditas andalan Indonesia itu masih menjadi bahan baku unggulan untuk pembuatan baterai kendaraan listrik dari aspek kualitas.

"Apakah benar nikel ini akan ditinggalkan? Ini adalah kebohongan publik," tegas Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: Bahlil Bandingkan Kinerja Investasi RI Saat Dipimpin Tom Lembong: Cuma Pintar Pidato

Bahlil menjelaskan, ada dua jenis baterai yang bisa diaplikasikan ke kendaraan listrik, yaitu NMC (Nickel Mangan Cobalt), kemudian ada juga yang dibuat oleh LFP (Lithium Ferro Phosphate). Sehingga nikel memang bukan bahan baku tunggal untuk pembuatan baterai kendaraan listrik.

Namun demikian, dikatakan Bahlil dari aspek kualitas, baterai berbahan baku masih mempunyai kualitas yang lebih unggul ketimbang dibuat dari Lithium. Misalnya dari segi kapasitas penyimpanan daya listrik yang menjadi motor kendaraan. Sehingga menurutnya, nikel masih menjadi komoditas buruan untuk memproduksi baterai kendaraan listrik kedepannya.

"LFP (lithium) hanya dipakai oleh Tesla kepada mobilnya yang standar, karena kualitas jarak tempuh masih jauh lebih bagus nikel, dan itu Tesla, sebagian juga masih menggunakan baterai yang berbahan baku nikel, jadi jangan omon-omon saja, bahaya negara kalau dibuat begini," kata Bahlil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved