Ekonomi AS Melaju Kencang, Makin Jauh Tinggalkan China
Minggu, 28 Januari 2024 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Usai Keputusan Mahkamah Internasional, AS Setop Pendanaan UNRWA
Namun, banyak pengamat tidak berpikir bahwa itu adalah cara terbaik untuk mengukur kekuatan ekonomi di panggung dunia. Untuk itu, PDB nominal dipandang sebagai panduan yang lebih baik.
"Pandemi menutupi banyak kelemahan China yang mendalam dan struktural dan akan berlangsung selama satu dekade tergantung pada kemampuan mereka untuk melakukan reformasi," kata Josh Lipsky, mantan penasihat IMF yang sekarang menjabat sebagai direktur Pusat GeoEkonomi Atlantic Council.
Presiden Peterson Institute for International Economics Adam Posen berpendapat bahwa Presiden China Xi Jinping telah memperparah kelemahan ekonomi yang mendasari negara tersebut dengan pelaksanaan kekuasaan otoriter di seluruh ekonomi dan masyarakat, terutama selama pandemi.
Namun, banyak pengamat tidak berpikir bahwa itu adalah cara terbaik untuk mengukur kekuatan ekonomi di panggung dunia. Untuk itu, PDB nominal dipandang sebagai panduan yang lebih baik.
"Pandemi menutupi banyak kelemahan China yang mendalam dan struktural dan akan berlangsung selama satu dekade tergantung pada kemampuan mereka untuk melakukan reformasi," kata Josh Lipsky, mantan penasihat IMF yang sekarang menjabat sebagai direktur Pusat GeoEkonomi Atlantic Council.
Presiden Peterson Institute for International Economics Adam Posen berpendapat bahwa Presiden China Xi Jinping telah memperparah kelemahan ekonomi yang mendasari negara tersebut dengan pelaksanaan kekuasaan otoriter di seluruh ekonomi dan masyarakat, terutama selama pandemi.
(nng)
Lihat Juga :