Apesnya Perusahaan Pembiayaan, Susah Dapat Restrukturisasi tapi Harus Memberikannya

Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:29 WIB
loading...
Apesnya Perusahaan Pembiayaan,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh perusahaan pembiayaan dalam mengajukan restrukturisasi kepada kreditor. Pertama, bank tidak memiliki kebijakan dalam memberikan restrukturisasi kepada pembiayaan.

Kedua ketersediaan data yang diminta oleh nasabah, ketiga permohonan penurunan suku bunga. Keempat, proses persetujuan memerlukan waktu.

"Kelima bank hanya memberikan restrukturisasi kepada UMKM dengan kredit di bawah Rp5 miliar, sementara pinjaman pembiayaan termasuk dalam kategori korporasi," kata Bambang W. Budiawan, Kepala Departemen Pengawasan IKNB II B OJK, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Nah, cilakanya, ketika perusahaan pembiayaan sebagai debitor tidak dapat meminta restrukturisasi kepada perbankan, mereka justru harus melakukan restrukturisasi kepada konsumen yang menjadi debitornya. Resttukturisasi yang dilakukan pembiayaan kepada nasabahnya didasari pada pokok- pokok prinsip restrukturisasi untuk menghindari moralhazard. ( Baca juga:Jalankan Restrukturisasi Kredit, Akulaku Bantu Pedagang Kecil )

Di antaranya restrukturisasi ini diperuntukkan bagi debitor yang terdampak Covid-19, bukan debitor yang sebelumnya telah bermasalah.

"Restrukturisasi tidak secara otomatis. Artinya, debitor wajib mengajukan permohonan restrukturisasi kepada pembiayaan, debitor tidak perlu berbondong-bondong datang, tetapi cukup disampaikan secara online," tambah Bambang.
Pandemi yang menuntut pembiayaan melakukan restrukturisasi membawa dampak pada kinerja industri. Hingga Mei 2020 aset pembiayaan sebesar Rp507,11 Triliun atau turun 1,42% (YoY).

Piutang pembiayaan juga turun sebesar 6,38% menjadi Rp420,25 triliun serta sumber pendanaan pembiyaan dari pinjaman dalam negeri dan luar negeri dan obligasi sebesar Rp342,87 triliun atau mengalami penurunan 3,93%. Sementara, laba pembiayaan per Mei 2020 sebesar Rp2,66 triliun atau turun sebesar 64,64% yoy. Sedangkan aset kelolaan sebesar Rp667,96 triliun atau turun sebesar 2,15%.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Prabowo Sentil Pengusaha...
Prabowo Sentil Pengusaha Besar Suka Minta Restrukturisasi Kredit ke Pemerintah
Menyatukan Pembiayaan...
Menyatukan Pembiayaan Aset Bergerak dalam Strategi Pemasaran Digital
Perkuat Literasi Keuangan,...
Perkuat Literasi Keuangan, Mahasiswa Diajak Pahami Konsep Pembiayaan Bertanggung Jawab
ACC Luncurkan Mobile...
ACC Luncurkan Mobile Branch, Tingkatkan Pembiayaan di 2026
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
FIF Cetak Rekor Laba...
FIF Cetak Rekor Laba Rp4,63 Triliun, Salurkan Pembiayaan Hampir Rp50 Triliun
Rekomendasi
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved