Tren Simpanan Nasabah di Atas Rp5 Miliar Terus Turun, Pertanda Apa?
Selasa, 30 Januari 2024 - 18:12 WIB
loading...
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan bahwa tren simpanan nasabah di atas Rp5 miliar terus turun sejak akhir tahun 2023. Foto/Dok Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan bahwa tren simpanan nasabah di atas Rp5 miliar terus turun sejak akhir tahun 2023. Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, tren tersebut sejak akhir tahun lalu menyusut sekitar 14-15% dan sekarang turun sekitar 3,51% yang sebagian besar berasal dari korporasi.
"Rp5 miliar kalau kita lihat trennya turun terus dari akhir tahun lalu sampai sekarang trennya turun sekitar 14-15% sekarang turun sekitar 3,51% dan sebagian besar korporasi," kata Purbaya dalam Konferensi Pers Tingkat Bunga Penjaminan LPS di Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Baca Juga: LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 4,25% di Januari 2024
LPS menduga korporasi tersebut tak punya dana kemudian beralih memakai uang sendiri untuk ekspansi usaha dibandingkan meminjam di bank apalagi ke luar negeri karena kurs dolar AS. "Karena bunga luar negeri mahal dan disini cenderung agak naik sehingga mereka cenderung memakai uang sendiri sampai habis," kata Purbaya.
Baca Juga: Bos LPS Mengulas Beda Krisis 1998 dan Saat Pandemi: Masyarakat Panik Tak Lagi Tarik Uang
"Rp5 miliar kalau kita lihat trennya turun terus dari akhir tahun lalu sampai sekarang trennya turun sekitar 14-15% sekarang turun sekitar 3,51% dan sebagian besar korporasi," kata Purbaya dalam Konferensi Pers Tingkat Bunga Penjaminan LPS di Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Baca Juga: LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 4,25% di Januari 2024
LPS menduga korporasi tersebut tak punya dana kemudian beralih memakai uang sendiri untuk ekspansi usaha dibandingkan meminjam di bank apalagi ke luar negeri karena kurs dolar AS. "Karena bunga luar negeri mahal dan disini cenderung agak naik sehingga mereka cenderung memakai uang sendiri sampai habis," kata Purbaya.
Baca Juga: Bos LPS Mengulas Beda Krisis 1998 dan Saat Pandemi: Masyarakat Panik Tak Lagi Tarik Uang
Lihat Juga :