Jangkau 3 Juta Generasi Sandwich dalam Rangkaian Kampanye Reach for Great Generation
Rabu, 31 Januari 2024 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai puncak dari rangkaian kampanye Reach for Great Generation, Great Eastern Life Indonesia menggelar Nonton Bareng (nobar) Andien Aisyah di XXI Plaza Senayan pada 25 November 2023. Para undangan terdiri dari nasabah, karyawan, dan teman-teman generasi sandwich yang menjadi pemenang kontes foto Great Generation. Film yang dipilih berjudul Gampang Cuan yang diperankan oleh Vino G Bastian, Anya Geraldine, dan Alzi Markers.
Film tersebut tidak hanya menghibur tapi juga mengajarkan pentingnya literasi finansial sebelum memulai menggunakan produk keuangan, seperti investasi. Lewat konflik utama yang dihadirkan dalam film—terkait utang yang ditinggalkan oleh sosok ayah dari tokoh utama, kehadiran asuransi jiwa menjadi sangat penting, terutama bagi generasi sandwich yang juga kepala keluarga sebab jika risiko tutup usia terjadi, anggota keluarga lain yang ditinggalkan dapat melanjutkan hidup dengan tenang.
Sehari sebelum nonton bareng digelar, Great Eastern Life Indonesia juga menggelar Instagram Live Great Talks bersama dengan pemain film Gampang Cuan dengan tajuk “Gampang Cuan ala Great Generation”.
Mendampingi Perjalanan Great Generation
Sebagai pelengkap dari keseluruhan rangkaian kampanye Reach for Great Generation fase kedua, Great Eastern Life Indonesia menggelar Instagram Live Great Talks bersama dengan Edward Suhadi—seorang aktor dan penulis buku “Mulai Mengerti: Hidup Sebenarnya Bisa Lebih Mudah”.
Lewat perbincangan di Great Talks yang berjudul “Mulai Mengerti Bahwa Kita ini Perintis Bukan Pewaris” tersebut, Edward Suhadi membahas tentang bagaimana generasi sandwich bisa melewati berbagai kendala dan pemikiran yang kerap muncul dalam prosesnya untuk jadi hebat.
Lewat obrolan yang berlangsung selama satu jam tersebut, Edward berhasil menginspirasi para penonton, khususnya generasi sandwich, agar berani lepas dari belenggu pikiran yang negatif. Meski generasi sandwich tidak punya privilege sesuai dengan standar hidup kebanyakan orang, tetapi kembali lagi pada pola pikir masing-masing.
“Zaman sekarang jauh lebih rumit karena dinamika media sosial membuat manusia saling iri, tetapi tentunya tidak serta menjadikan generasi sandwich yang tidak punya priviilage tidak bisa sukses,” tegas Edward Suhadi.
Yang terpenting ialah bagaimana generasi sandwich berani jujur terhadap diri sendiri, berkumpul dengan lingkungan pertemanan yang saling mendukung, dan tidak terjebak dalam perspektif negatif yang menyatakan bahwa generasi sandwich tidak bisa mencapai financial freedom.
Menurut Edward, salah satu penyebab dari banyak bebannya yang kerap dirasakan oleh generasi sandwich ialah kendala komunikasi, baik ke generasi atasnya maupun generasi bawahnya. Padahal, komunikasi adalah kunci utama. Penting untuk generasi sandwich terbuka menyampaikan kondisi kemampuan yang sebenarnya, misal kepada orang tua. Dengan begitu, tidak ada asumsi antara semua pihak yang bisa menyebabkan timbulnya salah prasangka.
“Kami berharap seluruh rangkaian kampanye Reach for Great Generation dapat benar-benar menginspirasi dan berdampak untuk masyarakat Indonesia, khususnya untuk para Sandwich Generation dalam proses merintis kebebasan finansial hingga bisa bertransformasi menjadi Great Generation. Kampanye dan berbagai inisiatif ini sejalan dengan brand promise Great Eastern Life Indonesia yang ingin mengaspirasi setiap masyarakat Indonesia untuk menjadi pribadi yang lebih hebat,” ujar Head of Marketing Great Eastern Life Indonesia, Roy Hendrata Gozalie.
Dari awal hingga akhir rangkaian, kampanye ini telah berhasil menjangkau sejumlah total 3 juta masyarakat. Dari sisi perlindungan, Great Eastern Life Indonesia telah menyediakan berbagai solusi perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan serta bisa diperoleh/dibeli dengan mudah melalui website GoGREAT!. Dengan persiapan mental dan finansial yang cermat, generasi sandwich bisa Jadi Hebat, Reach for Great!
Film tersebut tidak hanya menghibur tapi juga mengajarkan pentingnya literasi finansial sebelum memulai menggunakan produk keuangan, seperti investasi. Lewat konflik utama yang dihadirkan dalam film—terkait utang yang ditinggalkan oleh sosok ayah dari tokoh utama, kehadiran asuransi jiwa menjadi sangat penting, terutama bagi generasi sandwich yang juga kepala keluarga sebab jika risiko tutup usia terjadi, anggota keluarga lain yang ditinggalkan dapat melanjutkan hidup dengan tenang.
Sehari sebelum nonton bareng digelar, Great Eastern Life Indonesia juga menggelar Instagram Live Great Talks bersama dengan pemain film Gampang Cuan dengan tajuk “Gampang Cuan ala Great Generation”.
Mendampingi Perjalanan Great Generation
Sebagai pelengkap dari keseluruhan rangkaian kampanye Reach for Great Generation fase kedua, Great Eastern Life Indonesia menggelar Instagram Live Great Talks bersama dengan Edward Suhadi—seorang aktor dan penulis buku “Mulai Mengerti: Hidup Sebenarnya Bisa Lebih Mudah”.
Lewat perbincangan di Great Talks yang berjudul “Mulai Mengerti Bahwa Kita ini Perintis Bukan Pewaris” tersebut, Edward Suhadi membahas tentang bagaimana generasi sandwich bisa melewati berbagai kendala dan pemikiran yang kerap muncul dalam prosesnya untuk jadi hebat.
Lewat obrolan yang berlangsung selama satu jam tersebut, Edward berhasil menginspirasi para penonton, khususnya generasi sandwich, agar berani lepas dari belenggu pikiran yang negatif. Meski generasi sandwich tidak punya privilege sesuai dengan standar hidup kebanyakan orang, tetapi kembali lagi pada pola pikir masing-masing.
“Zaman sekarang jauh lebih rumit karena dinamika media sosial membuat manusia saling iri, tetapi tentunya tidak serta menjadikan generasi sandwich yang tidak punya priviilage tidak bisa sukses,” tegas Edward Suhadi.
Yang terpenting ialah bagaimana generasi sandwich berani jujur terhadap diri sendiri, berkumpul dengan lingkungan pertemanan yang saling mendukung, dan tidak terjebak dalam perspektif negatif yang menyatakan bahwa generasi sandwich tidak bisa mencapai financial freedom.
Menurut Edward, salah satu penyebab dari banyak bebannya yang kerap dirasakan oleh generasi sandwich ialah kendala komunikasi, baik ke generasi atasnya maupun generasi bawahnya. Padahal, komunikasi adalah kunci utama. Penting untuk generasi sandwich terbuka menyampaikan kondisi kemampuan yang sebenarnya, misal kepada orang tua. Dengan begitu, tidak ada asumsi antara semua pihak yang bisa menyebabkan timbulnya salah prasangka.
“Kami berharap seluruh rangkaian kampanye Reach for Great Generation dapat benar-benar menginspirasi dan berdampak untuk masyarakat Indonesia, khususnya untuk para Sandwich Generation dalam proses merintis kebebasan finansial hingga bisa bertransformasi menjadi Great Generation. Kampanye dan berbagai inisiatif ini sejalan dengan brand promise Great Eastern Life Indonesia yang ingin mengaspirasi setiap masyarakat Indonesia untuk menjadi pribadi yang lebih hebat,” ujar Head of Marketing Great Eastern Life Indonesia, Roy Hendrata Gozalie.
Dari awal hingga akhir rangkaian, kampanye ini telah berhasil menjangkau sejumlah total 3 juta masyarakat. Dari sisi perlindungan, Great Eastern Life Indonesia telah menyediakan berbagai solusi perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan serta bisa diperoleh/dibeli dengan mudah melalui website GoGREAT!. Dengan persiapan mental dan finansial yang cermat, generasi sandwich bisa Jadi Hebat, Reach for Great!
(akr)
Lihat Juga :