BSI Cetak Laba Bersih Rp5,7 Triliun di 2023, Melesat Naik 33,8%

Kamis, 01 Februari 2024 - 09:29 WIB
loading...
BSI Cetak Laba Bersih...
PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) mencatatkan kinerja postif sepanjang 2023. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) sebagai anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatatkan laba bersih Rp5,7 triliun sepanjang 2023. Berdasarkan laporan Bank Mandiri, laba BSI tumbuh 33,8% secara tahunan (year on year/yoy) dari sebelumnya Rp4,26 triliun.

"Bank Mandiri melihat perusahaan anak jadi penting untuk mendorong kinerja Mandiri Group," ujar Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin dalam konferensi pers Paparan Kinerja Bank Mandiri, Rabu (31/1/2024).

Dia mengatakan kinerja anak usaha Bank Mandiri, termasuk BSI menjadi pendorong kinerja Bank Mandiri sebagai induk. Pertumbuhan laba BSI itu sejalan dengan aset yang juga naik 15,7% yoy menjadi Rp353,62 triliun pada 2023.

Baca Juga: Kapitalisasi Tembus Rp100 Triliun, Ranking Bank BSI di Perbankan Syariah Global Naik

Laba tersebut didorong pendapatan bagi hasil bersih yang mencapai Rp16,17 triliun atau naik 3,88%. Selain itu, pendapatan berbasis komisi (fee based income) BSI pun naik 12,1% yoy menjadi Rp4,16 triliun. Rasio profitabilitas bank juga mengalami peningkatan. Tercatat, tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA) BSI naik dari 1,98% pada 2022 menjadi 2,34% pada 2023.

Baca Juga: Kantongi Lisensi, BSI Siap Operasikan Cabang Penuh di UEA

Tingkat pengembalian ekuitas (return on equity/ROE) juga naik dari 16,8% menjadi 16,9%. Kinerja laba bank ditopang oleh permodalan, tercatat rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BSI naik 74 basis poin (bps) menjadi 21%. Sementara likuiditas bank terjaga dengan level financing to deposit ratio (FDR) 88,2%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Bank Mandiri Salurkan...
Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Rekomendasi
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved