BRI Danareksa Sekuritas Optimistis AUM Reksadana Naik 50% di 2024
Senin, 05 Februari 2024 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
"Fitur tersebut merupakan fitur pembelian reksadana yang terotomatisasi secara rutin setiap bulan sesuai kebutuhan nasabah untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal," kata Fifi, di Jakarta, Senin (5/2/2024).
Baca Juga: Penyaluran Kredit BRI Naik Jadi Rp1.266 T di 2023, Terbanyak UMKM
Dengan beragam produk reksadana yang ditawarkan, Fifi menilai, aplikasi BRIGHTS bisa menjadi platform digital yang dapat memenuhi kebutuhan investasi masyarakat. "Pada 2024, kami juga akan meluncurkan fitur unggulan dan canggih yang akan memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi investor dalam mengoptimalkan aset mereka," ujar Fifi.
Sementara, Direktur Utama BRIDS Laksono Widodo menambahkan layanan tersebut didukung melalui rencana kerja sama dengan 20 Manajemen Investasi (MI) pada tahun 2024 ini. Tak hanya itu, hal tersebut juga didukung oleh potensi dari sinergi perusahaan di ekosistem BRI Group, sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap kinerja bisnis perantara perdagangan efek perusahaan, terutama dari sisi reksadana.
"Untuk itu, tahun ini kami menargetkan pertumbuhan AUM reksadana naik 50% dibandingkan tahun 2023 pada akhir tahun, serta dapat berkontribusi sebesar 30% dari total pertumbuhan jumlah nasabah perusahaan pada tahun 2024," tuturnya.
Baca Juga: Penyaluran Kredit BRI Naik Jadi Rp1.266 T di 2023, Terbanyak UMKM
Dengan beragam produk reksadana yang ditawarkan, Fifi menilai, aplikasi BRIGHTS bisa menjadi platform digital yang dapat memenuhi kebutuhan investasi masyarakat. "Pada 2024, kami juga akan meluncurkan fitur unggulan dan canggih yang akan memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi investor dalam mengoptimalkan aset mereka," ujar Fifi.
Sementara, Direktur Utama BRIDS Laksono Widodo menambahkan layanan tersebut didukung melalui rencana kerja sama dengan 20 Manajemen Investasi (MI) pada tahun 2024 ini. Tak hanya itu, hal tersebut juga didukung oleh potensi dari sinergi perusahaan di ekosistem BRI Group, sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap kinerja bisnis perantara perdagangan efek perusahaan, terutama dari sisi reksadana.
"Untuk itu, tahun ini kami menargetkan pertumbuhan AUM reksadana naik 50% dibandingkan tahun 2023 pada akhir tahun, serta dapat berkontribusi sebesar 30% dari total pertumbuhan jumlah nasabah perusahaan pada tahun 2024," tuturnya.
(nng)
Lihat Juga :