IHSG Hari Ini Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 7.175-7.250
Selasa, 06 Februari 2024 - 08:09 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan kembali bergerak sideways dalam rentang 7.175-7.250 pada perdagangan Selasa (6/2/2024). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan kembali bergerak sideways dalam rentang 7.175-7.250 pada perdagangan Selasa (6/2/2024). Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, bahwa secara teknikal, Stochastic RSI mulai bergerak turun dari overbought area bersamaan dengan pergerakan Senin (5/2).
“Pasar masih mencerna realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,05% year on year di 2023, lebih lambat dari 2022 yang sebesar 5,31% year on year,” kata Valdy dalam risetnya, Selasa (6/2/2024).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berpotensi Berbalik Arah Menguat
Meski demikian, lanjut Valdy, realisasi kuartal IV 2023 di level 5,04% year on year, lebih tinggi dari perkiraan 5% year on year. Pasar nampaknya memiliki ekspektasi pertumbuhan ekonomi 2023 yang lebih besar dari realisasi tersebut.
Baca Juga: Seharian di Zona Merah, IHSG Hari Ini Ditutup Loyo di 7.198
Adapun, faktor lain yang menekan IHSG adalah kecenderungan pasar untuk lebih berhati-hati di pekan pendek ini karena libur panjang akhir pekan. Sementara itu, China dijadwalkan rilis data inflasi di Kamis (8/2/2024) mendatang yang berpotensi memengaruhi pergerakan indeks-indeks regional di akhir pekan ini.
Valdy merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati antara lain, PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
“Pasar masih mencerna realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,05% year on year di 2023, lebih lambat dari 2022 yang sebesar 5,31% year on year,” kata Valdy dalam risetnya, Selasa (6/2/2024).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berpotensi Berbalik Arah Menguat
Meski demikian, lanjut Valdy, realisasi kuartal IV 2023 di level 5,04% year on year, lebih tinggi dari perkiraan 5% year on year. Pasar nampaknya memiliki ekspektasi pertumbuhan ekonomi 2023 yang lebih besar dari realisasi tersebut.
Baca Juga: Seharian di Zona Merah, IHSG Hari Ini Ditutup Loyo di 7.198
Adapun, faktor lain yang menekan IHSG adalah kecenderungan pasar untuk lebih berhati-hati di pekan pendek ini karena libur panjang akhir pekan. Sementara itu, China dijadwalkan rilis data inflasi di Kamis (8/2/2024) mendatang yang berpotensi memengaruhi pergerakan indeks-indeks regional di akhir pekan ini.
Valdy merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati antara lain, PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
(akr)
Lihat Juga :