alexametrics

Seluruh Jawa Tersambung Tol di Akhir 2019

loading...
Seluruh Jawa Tersambung Tol di Akhir 2019
Kepastian segera tuntasnya Tol Trans Java, disampaikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo saat meresmikan beroperasinya Jalan Tol Gempol-Pasuruan. Foto/Dok Setkab
A+ A-
PASURUAN - Arus mobilitas manusia, dan barang di sepanjang Pulau Jawa, melalui jalur darat akan semakin cepat. Hal ini, dipengaruhi oleh segera tuntasnya pembangunan Tol Trans Java, sepanjang 920 km yang menghubungkan Merak, Provinsi Banten, hingga Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur.

Kepastian segera tuntasnya Tol Trans Java, disampaikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo saat meresmikan beroperasinya Jalan Tol Gempol-Pasuruan, di pintu tol Kota Pasuruan, Jumat (22/6). “Pembangunan jalan tol, telah diselesaikan satu-persatu,” tegasnya.

Presiden menyebutkan, jalan tol yang membentang di ujung barat Pulau Jawa, hingga di ujung timur Pulau Jawa, tersebut, dipastikan akan tuntas pada akhir tahun 2018 ini. “Sesuai laporan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), beberapa ruas tol akan tuntas pada bulan Juni, Juli, Oktober, dan November ini,” imbuhnya.

Bukan hanya sampai di Kota Pasuruan, saja. Jalan Tol Trans Java, juga diperpanjang hingga ke Banyuwangi. Pembangunan jalan tol dari Pasuruan, ke Banyuwangi, ditargetkan akan tuntas pada akhir tahun 2019. Saat ini, proses pengerjaannya sedang berjalan hingga di Probolinggo.

Adanya jalan tol, yang terhubung dengan bandara, pelabuhan, pusat industri, dan pusat usaha kecil menengah (UKM) milik masyarakat. Presiden berharap, akan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat.

Jalan tol yang terintegrasi dengan berbagai jenis fasilitas transportasi, dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat tersebut. Menurutnya, bisa mempercepat mobilitas manusia dan barang, serta bisa menekan biaya distribusi logistik, karena perjalanannya lebih cepat.

Ruas jalan tol Gempol-Pasuruan, yang telah diresmikan oleh Presiden memiliki Panjang 20,5 km. Merupakan jalan tol paling timur dari Tol Trans Java. Panjang jalan Tol Trans Java, mencapai 920 km.

Menteri PUPR, Basuki Hadilmuljono menyebutkan, untuk jalan Tol Trans Java yang sudah bisa dimanfaatkan mencapai sepanjang 760 km. “Sepanjang 525 km, sudah bisa dioperasionalkan. Sedangkan sisanya sepanjang 235 km masih berstatus fungsional,” terangnya.

Saat ini, disebutkannya, ada beberapa titik ruas jalan tol yang masih dalam proses penyelesaian, dan ada beberapa yang sudah siap diresmikan. Ruas jalan tol yang siap diresmikan, dan dioperasikan, selain Gempol-Pasuruan, juga ada ruas jalan tol Pejagan-Pemalang, sepanjang 43 km; serta ruas jalan tol Solo-Sragen sepanjang 36 km.

Sementara, yang masih dalam pengerjaan adalah ruas jalan tol Pemalang-Batang, sepanjang 33 km, pembangunannya mencapai 72% dan ruas jalan tol Batang-Semarang, sepanjang 74 km, pembangunannya mencapai 78%. Dua ruas jalan tol ini, ditargetkan sudah bisa diresmikan bulan November mendatang.

Ruas jalan tol Salatiga-Solo, sepanjang 32 km, pembangunannya mencapai 70%, ditargetkan selesai pada bulan Oktober. Sedangkan ruas jalan tol Sragen-Ngawi, sepanjang 51 km, saat ini pembangunannya mencapai 96%, ditargetkan tuntas pada bulan September.

Kementrian PUPR juga melakukan percepatan penyelesaian pembangunan ruas jalan tol Kertosono-Wilangan, yang saat ini penyelesaiannya baru mencapai 70%, dengan target penyelesaian di bulan Desember. “Pada bulan September, kita harapkan ruas jalan tol Porong-Gempol, bisa selesai. Ruas jalan tol ini, sebagai pengganti jalan tol lama yang terdampak lumpur Sidoarjo,” ujar Basuki.

Khusus untuk ruas jalan tol Surabaya-Banyuwangi, Basuki mengaku, saat ini sedang menyelesaikan pembangunan ruas jalan tol Pasuruan-Grati; ruas jalan tol Grati-Probolinggo Timur; dan ruas jalan tol Probolinggo Timur-Gending.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak