Pertamina Salurkan Rp141 Miliar ke 5.116 Mitra Binaan UMKM
Selasa, 06 Februari 2024 - 23:16 WIB
loading...
A
A
A
Fadjar mengatakan pelaku UMKM merupakan tulang punggung penggerak ekonomi. Pelaku UMKM terbukti tahan banting dalam menghadapi berbagai situasi di Indonesia, seperti krisis moneter hingga pandemi Covid-19.
Dalam penyaluran dana PUMK, Pertamina bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sebagai bank BUMN yang telah berpengalaman melakukan penyaluran program kredit usaha rakyat sebagaimana rekomendasi Kementerian BUMN.
"Dana PUMK ini sifatnya kredit lunak, mudah diakses oleh pelaku UMKM, dan sifatnya harus berputar atau revolving, sehingga manfaatnya akan semakin banyak dirasakan bagi UMKM. Harapannya dengan suntikan modal, usaha UMKM bisa semakin berkembang," kata Fadjar.
Baca Juga: Perhiasan Limbah Kaca UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Ekspor
Samson, salah satu penerima manfaat dana UMKM mengungkapkan, bergabung menjadi mitra binaan Pertamina sangat membantu dalam mengembangkan usaha kuliner soto betawi yang dimilikinya. Samson, yang sudah berdagang lebih dari 1,5 tahun di Stasiun KA Cikini, Jakarta itu, berharap kelak dapat mempunyai toko sendiri di lokasi yang lebih strategis supaya pelanggan lebih banyak.
Dalam penyaluran dana PUMK, Pertamina bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sebagai bank BUMN yang telah berpengalaman melakukan penyaluran program kredit usaha rakyat sebagaimana rekomendasi Kementerian BUMN.
"Dana PUMK ini sifatnya kredit lunak, mudah diakses oleh pelaku UMKM, dan sifatnya harus berputar atau revolving, sehingga manfaatnya akan semakin banyak dirasakan bagi UMKM. Harapannya dengan suntikan modal, usaha UMKM bisa semakin berkembang," kata Fadjar.
Baca Juga: Perhiasan Limbah Kaca UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Ekspor
Samson, salah satu penerima manfaat dana UMKM mengungkapkan, bergabung menjadi mitra binaan Pertamina sangat membantu dalam mengembangkan usaha kuliner soto betawi yang dimilikinya. Samson, yang sudah berdagang lebih dari 1,5 tahun di Stasiun KA Cikini, Jakarta itu, berharap kelak dapat mempunyai toko sendiri di lokasi yang lebih strategis supaya pelanggan lebih banyak.
Lihat Juga :