Proyek Pengembangan dan Renovasi 2 Bandara Ini Bakal Dikasih ke Swasta, Apa Saja?

Jum'at, 09 Februari 2024 - 16:09 WIB
loading...
Proyek Pengembangan...
Hingga saat ini setidaknya ada 2 Bandara di Indonesia yang punya potensi untuk dikerjasamakan pengolahannya dengan swasta. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Kementerian Bidang Perekonomian, Wahyu Utomo mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) untuk pemanfaatan pengelolaan proyek sebagai sumber pembiayaan pembangunan .

Baca Juga: Menhub Ajak Swasta Bangun Bandara Loleo Maluku Utara

Menurutnya infrastruktur yang sudah terbangun memerlukan perawatan atau renovasi dan pengembangan kawasan untuk tetap mengakomodir kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini setidaknya ada 2 bandara di Indonesia yang punya potensi untuk dikerjasamakan pengolahannya dengan swasta, sehingga keuntungan dari hasil pengelolaan bersama pihak swasta dapat kembali digunakan untuk pengembangan kawasan dan renovasi.

Kedua Bandara yang disebutkan Wahyu itu seperti Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan dan Bandara Kualanamu di Medan, Sumatera Selatan.

"Kita dorong dengan adanya Perpres yang akan dikeluarkan. Projek yang kira-kira paling bagus, misalnya Bandara, contohnya Bandara Kualanamu, Bandara Makassar. Ini sudah butuh investasi untuk memperbaiki dan pengembangan, yaudah kasihlah ke swasta," ujar Wahyu dalam konferensi persi di Kemenko Perekonomian, dikutip Jumat (9/2/2024).

Baca Juga: Bandara Halim Akan Dikelola Lion Air Group, Pengamat Ungkap Dampak Keselamatan Penumpang

Menurutnya, ada 3 tantangan dalam melakukan pembangunan dan pengembangan infrastruktur saat ini, seperti masalah lahan, perizinan, dan pembiayaan. Masalah lahan, Wahyu menjelaskan saat ini Pemerintah telah membentuk LMAN (Lembaga Manajemen Aset) untuk membantu pembebasan lahan proyek Pemerintah, sedangkan perizinan, lewat UUCK diharapkan mampu mengatasi masalah perizinan.

Sedangkan untuk masalah pembiayaan, Wahyu menilai pembangunan infrastruktur tidak bisa seluruhnya dipenuhi oleh APBN/APBD karena keterbatasan ruang fiskal. Sehingga skema pembiayaan yang menarik disusun pemerintah untuk membiayai gap pembiayaan tersebut, misalnya dengan optimalisasi aset.

"Sehingga nanti uangnya bisa digunakan untuk Pemerintah atau BUMN mengerjakan proyek projek lain," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Sumatera Blackout, InJourney...
Sumatera Blackout, InJourney Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Akan Dikirim ke Ukraina,...
Akan Dikirim ke Ukraina, Ini Kehebatan Tank Challenger 2 Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved