Sering Pinjam ke China, IMF Wanti-wanti Krisis Utang Bakal Melanda Maladewa
Minggu, 11 Februari 2024 - 10:58 WIB
loading...
International Monetary Fund atau IMF memperingatkan, Maladewa berisiko besar mengalami krisis utang setelah banyak meminjam dari China dan mengalihkan kedekatan mereka dari India. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - International Monetary Fund atau IMF memperingatkan, Maladewa berisiko besar mengalami krisis utang setelah banyak meminjam dari China dan mengalihkan kedekatan mereka dari India. Beijing telah menjanjikan lebih banyak dana untuk Maladewa sejak Presiden Mohamed Muizzu yang dinilai pro-China mengambil alih kekuasaan pada November, lalu.
Baca Juga: Pinjamankan Rp20.730 Triliun Buat Jalur Sutra Modern, Fokus China Beralih Jadi Penyelamatan
Muizzu berterima kasih kepada China bulan lalu atas "bantuan tanpa pamrih" untuk dana pembangunan setelah kunjungan ke Beijing. Dana Moneter Internasional (IMF) tidak membeberkan rincian utang luar negeri Maladewa, tetapi mengatakan ada kebutuhan untuk "penyesuaian kebijakan yang mendesak".
"Tanpa perubahan kebijakan yang signifikan, defisit fiskal secara keseluruhan dan utang publik diproyeksikan akan tetap tinggi," kata IMF setelah meninjau ekonomi negara itu seperti dilansir AFP.
Baca Juga: Sri Lanka Berterima Kasih ke China Usai Capai Kesepakatan Utang Rp65,4 Triliun
Baca Juga: Pinjamankan Rp20.730 Triliun Buat Jalur Sutra Modern, Fokus China Beralih Jadi Penyelamatan
Muizzu berterima kasih kepada China bulan lalu atas "bantuan tanpa pamrih" untuk dana pembangunan setelah kunjungan ke Beijing. Dana Moneter Internasional (IMF) tidak membeberkan rincian utang luar negeri Maladewa, tetapi mengatakan ada kebutuhan untuk "penyesuaian kebijakan yang mendesak".
"Tanpa perubahan kebijakan yang signifikan, defisit fiskal secara keseluruhan dan utang publik diproyeksikan akan tetap tinggi," kata IMF setelah meninjau ekonomi negara itu seperti dilansir AFP.
Baca Juga: Sri Lanka Berterima Kasih ke China Usai Capai Kesepakatan Utang Rp65,4 Triliun
Lihat Juga :