Star Energy Kembangkan Potensi Ekonomi

Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:32 WIB
loading...
Star Energy Kembangkan...
Foto: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Star Energy Geothermal (SEG), perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi yang area operasinya berada di Jawa Barat, terus meningkatkan program tanggung jawab sosial untuk mendukung pencapaian target sustainability development goals (SDG's) melalui program pemberdayaan masyarakat (community development).

Program-program pemberdayaan masyarakat ini dilakukan di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, serta Kabupaten Bogor.

"Kami mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada upaya berkelanjutan dengan beberapa target yang dirumuskan untuk mencapai sustainability development goals (SDG's)," jelas Chief Power Plant Operations Officer Star Energy Geothermal, Heribertus Dwiyudha di Jakarta kemarin. (Baca: pengembangan Energi Panas Bumi Terganjal Panasnya Investasi)

Beragam program pengembangan masyarakat yang dilaksanakan Star Energy Geothermal tersebut, antara lain pemberdayaan ekonomi lokal (sentra kopi, jamur, peternakan, dan pertanian ramah lingkungan), peningkatan akses pendidikan (literasi, pelatihan guru, beasiswa), dan perlindungan lingkungan (ekowisata, restorasi mata air, konservasi hutan).

Adapun strategi pengembangan program pemberdayaan masyarakat secara terpadu akan difokuskan pada pengembangan kawasan melalui program unggulan geowisata kawah Wayang, ekowisata Derajat, dan greenbelt hutan koridor Gunung Salak, yang akan memberikan dampak langsung kepada masyarakat secara bervariasi, mulai kesejahteraan, kualitas hidup, hingga kualitas lingkungan.

"Kami ingin mengembangkan kawasan dengan mendayagunakan potensi masyarakat dan dilakukan bersama masyarakat dengan prinsip saling mendukung dan transparansi," ujar Heribertus. (Baca juga: Eksplorasi Geothermal Masih Banyak Kendala)

Ketua Koperasi Petani Kopi Margamulya Mochamad Aleh Setiapermana mengungkapkan, dukungan yang diberikan SEG antara lain penyediaan bibit kopi, alat pengolahan, pelatihan budi daya, dan pendampingan pengolahan biji kopi pascapanen.

Dalam hal pemasaran, SEG juga memfasilitasi keikutsertaan petani dalam berbagai pameran nasional, termasuk mengemas dalam paket wisata Pangalengan sekaligus mempromosikan kopi khas Pangalengan dengan cita rasa yang sudah diakui kalangan penikmat kopi.

"Dengan dukungan Star Energy Geothermal, saya belajar meningkatkan kapasitas dan kemampuan pengelolaan kopi yang baik sekaligus membuat kopi dari Pangalengan bisa kian dikenal," jelasnya.

Program pengembangan masyarakat yang dilakukan Star Energy Geothermal telah memberikan dampak ekonomi yang dirasakan langsung. Selama kurun tiga tahun mengikuti program pendampingan, pendapatan yang dihasilkan masyarakat telah meningkat rata-rata 54% per tahun. (Lihat videonya: Jaksa Cantik Pinangki Jadi Tersangka, Diduga Terima Suap Rp7 Miliar)

“Dari pelatihan budi daya yang saya ikuti dari program pemberdayaan masyarakat, produktivitas biji kopi jadi maksimal. Pada 2017 saya panen ceri hanya 375 ton, dan mengalami peningkatan pada 2019 menjadi 1.726 ton,” ungkapnya. (Anton C)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved