Per Hari Ini, Bulog Restui Pengecer Beli Beras SPHP Lebih dari 2 Ton

Selasa, 13 Februari 2024 - 18:25 WIB
loading...
Per Hari Ini, Bulog...
Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi mengungkapkan pihaknya mengubah kebijakan distribusi Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) menjadi lebih fleksibel bagi pengecer atau kios beras di pasar-pasar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog , Bayu Krisnamurthi mengungkapkan pihaknya mengubah kebijakan distribusi Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) menjadi lebih fleksibel bagi pengecer atau kios beras yang berada di pasar-pasar. Apabila biasanya pengecer memiliki batasan membeli beras maksimal 2 ton per transaksi, maka pada kebijakan yang baru ini, Bulog mengizinkan pengecer itu membeli lebih dari angka tersebut.

"Ke depan untuk SPHP kami sangat memfleksibelkan bagi (pengecer atau kios) yang pengen beli SPHP. Kemarin itu kebijakan Bulog, satu toko itu ngambilnya maksimalkan 2 ton, ada ketentuan itu," jelasnya dalam Diskusi Media perihal Data dan Fakta Kondisi Perberasan Indonesia Terkini di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Baca Juga: Produksi Beras Domestik Seret, Pakar Wanti-wanti Kenaikan Harga Bisa Bikin Gaduh

Bayu menuturkan, adanya kebijakan baru ini untuk memaksimalkan pasokan di masyarakat di tengah isu kelangkaan beras. Oleh karenanya, Bulog membebaskan jumlah pesanan SPHP bagi para pengecer.

"Sekarang bentuk kebijakan sudah kita luweskan, ngambilnya tetap 2 ton, tapi kalau dalam waktu 1 minggu sudah habis, boleh ambil lagi. Nah sampai Maret di Ramadan, 2 ton nya tidak dibatasi lagi, SPHP boleh diambil berapapun," imbuhnya.

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan, 250.000 Ton Beras Bulog Digelontorkan

Kendati demikian Bayu menilai bahwa sekelas pengecer atau kios rasanya tidak akan memesan SPHP sangat banyak. Sebab menurutnya beras 2 ton saja sudah sangat banyak bagi UMKM seperti pengecer, belum lagi modal yang harus dikeluarkan untuk membeli 2 ton itu sudah mencapai Rp20 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Cadangan Beras Hampir...
Cadangan Beras Hampir Tembus 5 Juta Ton, Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Sejarah Baru! Cadangan...
Sejarah Baru! Cadangan Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Prabowo Sidak ke Gudang...
Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Aman dan Distribusi Tepat Sasaran
Rekomendasi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved