Produksi Beras Domestik Seret, Pakar Wanti-wanti Kenaikan Harga Bisa Bikin Gaduh

Senin, 12 Februari 2024 - 19:13 WIB
loading...
Produksi Beras Domestik...
Produksi beras domestik yang terbatas diperkirakan bakal memicu kenaikan harga sampai April, mendatang. Menurut Pakar pangan, Khudori bahwa jika lonjakan harga beras tidak diantisipasi bisa memicu kegaduhan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Produksi beras domestik yang terbatas diperkirakan bakal memicu kenaikan harga sampai April, mendatang. Menurut Pakar pangan, Khudori bahwa jika lonjakan harga beras tidak diantisipasi bisa memicu kegaduhan.

Baca Juga: Produksi Januari dan Februari Minus 2,8 Juta Ton, RI Bakal Impor Beras Lagi

Meski begitu ada kemungkinan pada akhir April atau awal Mei 2024, bakal terjadi panen besar. Sehingga saat ini menjadi krusial bagi pemerintah untuk memastikan pasokan beras menjelang Ramadan dan Idulfitri.

"Penting buat pemerintah untuk memastikan pasokan beras dalam jumlah memadai. Jika tidak, harga potensial naik dan bisa menimbulkan kegaduhan, bahkan berdampak ke soal sosial-politik," ungkap Khudori di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Baca Juga: Bos Bulog Buka-bukaan Soal Mahalnya Harga Beras dari China, Impor 1 Juta Ton Batal?

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi Januari-Februari 2024 terbilang masih kecil. Produksi masih minus 2,8 juta ton untuk menutupi kebutuhan konsumsi pada dua bulan tersebut.

Produksi di Maret lumayan besar sehingga diperkirakan akan ada suprlus 0,97 juta ton beras. Tapi surplus ini dipastikan akan jadi rebutan banyak pihak. "Panen di April pun akan bernasib sama, jadi rebutan banyak pihak. Terutama untuk mengisi jaring-jaring distribusi yang berbulan-bulan kering kerontang karena paceklik," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Nyaris 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sejarah Baru! Cadangan...
Sejarah Baru! Cadangan Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton
Harga Beras Dunia Turun...
Harga Beras Dunia Turun Drastis karena Indonesia Tak Impor Tahun Ini?
Rekomendasi
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Infografis
China Produksi Robot...
China Produksi Robot Humanoid, Wajahnya Bisa sesuai Request
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved