Empat Tips Meracik Indonesia Tetap Jadi Negara Produsen Kopi Terbesar Dunia
Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:11 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan eksportir biji kopi, PT Indo Cafco, mencatat keinginan besar Indonesia untuk terus menjadi negara produsen kopi di dunia. Saat ini Indonesia berada di posisi keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia.
Wagianto, Manager Indo Cafco, mengatakan pihaknya untuk terus mendorong Indonesia sebagai negara pengekspor biji kopi terbesar di dunia. Karena itu berbagai langkah strategis pun sudah ditempuh pihaknya.
"Kita harapkan Indonesia menjadi negara produsen kopi di dunia. Jangan sampai posisinya terus menurun. Jadi kita harapkan perkopian di Indonesia terus berlanjut. Terkait keberlanjutan kopi tidak terlepas dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan," ujar Wagianto dalam Webinar, Kamis (13/8/2020).
Ada empat strategi yang sudah dilakukan Indo Cafco untuk mendorong Indonesia sebagai negara produsen kopi. Pertama, menekankan pentingnya tata kelola perusahaan terhadap masalah sosial dan lingkungan. Wagianto bilang, langkah ini terkait cara perusahaan membawa isu keberlanjutan kopi sebagai langkah penting di internal perusahaan.
"Jadi perusahaan memiliki komitmen soal keberlanjutan kopi," kata dia. ( Baca juga:Awas! Kredit Macet Gelombang Dua Bikin Pengusaha Leasing Tambah Njerit )
Wagianto, Manager Indo Cafco, mengatakan pihaknya untuk terus mendorong Indonesia sebagai negara pengekspor biji kopi terbesar di dunia. Karena itu berbagai langkah strategis pun sudah ditempuh pihaknya.
"Kita harapkan Indonesia menjadi negara produsen kopi di dunia. Jangan sampai posisinya terus menurun. Jadi kita harapkan perkopian di Indonesia terus berlanjut. Terkait keberlanjutan kopi tidak terlepas dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan," ujar Wagianto dalam Webinar, Kamis (13/8/2020).
Ada empat strategi yang sudah dilakukan Indo Cafco untuk mendorong Indonesia sebagai negara produsen kopi. Pertama, menekankan pentingnya tata kelola perusahaan terhadap masalah sosial dan lingkungan. Wagianto bilang, langkah ini terkait cara perusahaan membawa isu keberlanjutan kopi sebagai langkah penting di internal perusahaan.
"Jadi perusahaan memiliki komitmen soal keberlanjutan kopi," kata dia. ( Baca juga:Awas! Kredit Macet Gelombang Dua Bikin Pengusaha Leasing Tambah Njerit )
Lihat Juga :