Makin Tajir, Populasi Sultan di Negara BRICS Bakal Melonjak
Jum'at, 16 Februari 2024 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data yang diberikan oleh Amolis, sebagai perbandingan, G7 yang memiliki kekayaan yang dapat diinvestasikan sebesar USD110 triliun pada Desember 2023, diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah jutawan di wilayah tersebut sebesar 45% selama dekade berikutnya. G7 adalah koalisi negara-negara maju di dunia, yang terdiri dari Kanada, Prancis, Jepang, Italia, Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa.
Baca Juga: AS Ucapkan Selamat atas Pemilu Indonesia, tapi Tak Sebut Pemenang Pilpres
″[BRICS] menantang tatanan dunia dan menjadikan dirinya sebagai saingan kuat bagi G7 dan lembaga internasional lainnya,” ungkap Managing Partner dan Kepala Asia Tenggara Henley & Partners, Dominic Volek.
India memimpin dalam hal ekspansi kekayaan, dengan perkiraan lonjakan kekayaan per kapita sebesar 110% pada tahun 2033, diikuti oleh Arab Saudi, yang kekayaan per kapitanya diperkirakan akan meningkat lebih dari 105% pada periode yang sama. UEA diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sebesar 95%, sementara kekayaan China dan Ethiopia diperkirakan akan tumbuh masing-masing sebesar 85% dan 75%.
Dalam dekade terakhir, ekspansi kekayaan swasta China memimpin di antara negara-negara BRICS dengan pertumbuhan yang mengejutkan sebesar 92%. Sementara India berada di urutan kedua dengan ekspansi sebesar 85% dalam rentang waktu yang sama. UEA mengikuti di posisi ketiga dengan pertumbuhan kekayaan sebesar 77%. Sementara anggota lain dalam koalisi BRICS, seperti Afrika Selatan dan Iran, mengalami penurunan populasi jutawan sejak tahun 2013.
Baca Juga: AS Ucapkan Selamat atas Pemilu Indonesia, tapi Tak Sebut Pemenang Pilpres
″[BRICS] menantang tatanan dunia dan menjadikan dirinya sebagai saingan kuat bagi G7 dan lembaga internasional lainnya,” ungkap Managing Partner dan Kepala Asia Tenggara Henley & Partners, Dominic Volek.
India memimpin dalam hal ekspansi kekayaan, dengan perkiraan lonjakan kekayaan per kapita sebesar 110% pada tahun 2033, diikuti oleh Arab Saudi, yang kekayaan per kapitanya diperkirakan akan meningkat lebih dari 105% pada periode yang sama. UEA diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sebesar 95%, sementara kekayaan China dan Ethiopia diperkirakan akan tumbuh masing-masing sebesar 85% dan 75%.
Dalam dekade terakhir, ekspansi kekayaan swasta China memimpin di antara negara-negara BRICS dengan pertumbuhan yang mengejutkan sebesar 92%. Sementara India berada di urutan kedua dengan ekspansi sebesar 85% dalam rentang waktu yang sama. UEA mengikuti di posisi ketiga dengan pertumbuhan kekayaan sebesar 77%. Sementara anggota lain dalam koalisi BRICS, seperti Afrika Selatan dan Iran, mengalami penurunan populasi jutawan sejak tahun 2013.
(fjo)
Lihat Juga :