Investasi Asing ke China Anjlok, Terburuk dalam 30 Tahun Terakhir

Senin, 19 Februari 2024 - 14:21 WIB
loading...
A A A
Dengan AS membatasi akses China ke semikonduktor canggih, bisnis yang terkait dengan chip jelas bergeser menjauh dari negara tersebut. China menyumbang 48% dari FDI terkait chip global pada tahun 2018, tetapi angka ini turun menjadi 1% pada 2022 menurut Rhodium Group.

FDI chip AS melonjak menjadi 37% dari 0% selama rentang waktu tersebut. Sementara pangsa gabungan India, Singapura, dan Malaysia naik menjadi 38% dari 10%. Perusahaan AS, Teradyne, produsen utama peralatan pengujian untuk fabrikasi chip, telah merelokasi fasilitas produksi utamanya dari provinsi Jiangsu, China ke Malaysia, menurut media China. Graphcore dari Inggris, yang mengembangkan chip untuk aplikasi kecerdasan buatan juga dilaporkan telah memberhentikan sebagian besar karyawannya.

Baca Juga: IMF Prediksi Ekonomi China Terus Memburuk, Terendah 3,4% di 2028

Tak hanya itu, Mitsubishi Motors pada Oktober akan berhenti memproduksi mobil di China. Toyota Motor dan Honda Motor juga mengurangi staf di perusahaan patungan mereka. Perlambatan pertumbuhan ekonomi yang berkepanjangan adalah alasan lain mengapa perusahaan-perusahaan asing menahan diri untuk berinvestasi. Permintaan domestik yang lemah karena kemerosotan pasar real estate, dan ada tanda-tanda peringatan deflasi.

Sadar akan risiko-risiko ini, Pemerintah China bulan lalu melonggarkan persyaratan investasi dengan mempermudah proses akuisisi, termasuk yang melibatkan perusahaan asing dengan harapan dapat membuat pasar China lebih menarik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
Berita Terkini
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Infografis
Realisasi Investasi...
Realisasi Investasi Asing di IKN Ditarget Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved