Harga Pangan Melejit, Pedagang Warung Makan Menjerit

Senin, 19 Februari 2024 - 19:35 WIB
loading...
Harga Pangan Melejit,...
Mama Kiki (37) pedagang warteg di Lubang Buaya, Jakarta Timur. FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A A A
JAKARTA - Belakangan harga bahan pangan di pasar mengalami lonjakan. Kenaikan paling tinggi terjadi pada harga beras, cabai, hingga bawang yang menjadi bahan baku utama masakan.

Kenaikan harga pangan berdampak pada para pedagang warung makan. Mereka enggan menaikkan harga jual dengan alasan mempertahankan konsumen agar tidak lari.

Salah seorang Pedagang Warteg, Mama Kiki (37), di wilayah Lubang Buaya, Jakarta Timur mengatakan kenaiakan harga beras sangat memberatkan. Pasalnya harus mengorbankan keuntungan ketimbang harus menaikkan harga dagangan.

"Tidak naikin tapi harus pintar baginya. Iya ada keuntungan jadi terpangkas," ujar Kiki saat ditemui, Senin (19/2/2024).

Baca Juga: Belum Juga Ramadhan, Harga Pangan Sudah Mencekik

Kiki mengaku dampak kenaikan bahan pangan membuatnya tidak bisa menabung. Adapun keuntungan hanya cukup untuk tombok kenaikan harga pangan.

"Naiknya berasa banget, beras yang tadinya Rp550 ribu per karung sekarang sampai Rp700 ribu lebih. Tadinya ada Rp250 ribu buat nabung jadi buat belanja. Cabai juga sama sedang naik," ujarnya.

Dia berharap presiden terpilih berikutnya bisa lebih fokus menjaga stabilitas harga bahan pangan yang dampaknya dirasakan langsung masyarakat paling bawah. "Harapannya sembako murah tidak usah makan gratis, kalau rejeki banyak insyaAllah makan juga ke beli," lanjutnya.

Baca Juga: Muncul Fenomena Baru, Ramai-ramai Restoran Sushi di Jepang Bangkrut

Pedagang warung makan padang, Buyung (46) juga merasakan dampak yang sangat dalam dari adanya kenaikan bahan pangan ini, terutama naiknya beras dan cabai di pasar. Mengingat, warung padang sendiri cukup dekat untuk penggunaan cabai sebagai bumbu masakan.

"Kerasa berat beras, cabai masih mahal, beras seliter Rp15 ribu, cabai bisa Rp60 ribu perkilo. Ya kita bertahan saja, tidak naik tidak mengurangi porsi juga, supaya pengunjung tidak lari saja," lanjutnya.

Akhirnya, hal tersebut dikatakan Buyung berdampak omzet keuntungan yang didapatkan oleh Buyung. Karena harus belanja bahan pangan dipasar dengan harga yang tidak lagi murah. "Harapan saya harga stabil saja ke depannya, karena keuntungan ini sudah di pres," tutupnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Inflasi Maret 2026 Sentuh...
Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41%, BPS Sebut Terkendali
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Mentan Amran Waswas,...
Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan
Terima Laporan Harga...
Terima Laporan Harga Pangan Naik, Amran Turun Langsung ke Pasar Kebayoran
Ethnica Bogor: Hidden...
Ethnica Bogor: Hidden Gem Baru untuk Comfort Food dan Quality Time
Pedagang Korban Tertabrak...
Pedagang Korban Tertabrak Mobil SPPG di Bekasi Meninggal Dunia
Sopir Pajero yang Kabur...
Sopir Pajero yang Kabur usai Tabrak Pedagang di Jaktim Ditangkap
Rekomendasi
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved