Tak Sekadar Perumahan, BTN Sodorkan Beragam Pembiayaan untuk Topang Ekonomi Nasional
Senin, 19 Februari 2024 - 21:43 WIB
loading...
A
A
A
’’BTN tidak bisa sendirian memberikan pembiayaan murah tanpa ada sumber dana yangmurah. Karena BTN pemegang amanah pembiayaan perumahan rakyat, yang ditolong tak hanya konsumen tapi juga pengembang,” paparnya. Suherman menambahkan, produk selain KPR yang sekarang digenjot BTN bisa dijadikan supporting dalam rangka menghimpun revenue.
BTN sendiri, terus menggenjot inovasi dengan menghadirkan fitur yang mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya menambahkan fitur paylater pada Super App BTN Mobile. Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengungkapkan, BTN memberikan limit transaksi Rp 20 juta, untuk nasabah eksisting. Kehadiran fitur baru ini diharapkan mampu mencegah nasabah yang sudah ada terjebak pinjaman online (pinjol).
Pengembangan fitur paylater itu memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada nasabah karena BTN menerapkan bunga yang murah. BTN, lanjut Nixon juga sudah menawarkan produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) dengan tingkat bunga yang lebih rendah.
Lihat Foto: Rayakan HUT BTN ke-74, BTN Gelar Mini Olympic 2024
BTN, kata Nixon juga memperbarui fitur BTN mobile yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai inovasi yang dihadirkan merupakan upaya perseroan mempermudah nasabahnya melakukan berbagai transaksi hanya melalui satu platform. BTN meracik BTN Mobile yang menyediakan akses transaksi perbankan yang luas, mudah, dan cepat bagi para nasabah. Bahkan, nasabah juga dapat menikmati kemudahan pembelian asuransi kecelakaan melalui fitur lifestyle di BTN Mobile. “Kami ingin terus mempermudah kehidupan para nasabah,” jelasnya.
Direktur IT & Digital BTN Andi Nirwoto menyebutkan, BTN Mobile sudah banyak diakses nasabah. Untuk pengajuan KPR BTN secara online ada peningkatan hingga 50% secara tahunan. “Kami optimistis akan terus meningkat sejalan dengan berbagai kemudahan yang kami tawarkan,” jelasnya.
Pakar Marketing Yuswohady menilai, inovasi yang dilakukan BTN akan memperkuat posisi bank tersebut dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat. “Namun yang penting porsi pembiayaan KPR harus lebih besar karena BTN selama ini menjadi andalan pembiayan perumahan masyarakat,”tegasnya. Inovasi di era digital, lanjut dia, sangat penting dilakukan, termasuk oleh BTN mengingat kebutuhan masyarakat terus berkembang linear dengan perkembangan zaman. “BTN harus terus beradaptasi,” pungkasnya.
BTN sendiri, terus menggenjot inovasi dengan menghadirkan fitur yang mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya menambahkan fitur paylater pada Super App BTN Mobile. Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengungkapkan, BTN memberikan limit transaksi Rp 20 juta, untuk nasabah eksisting. Kehadiran fitur baru ini diharapkan mampu mencegah nasabah yang sudah ada terjebak pinjaman online (pinjol).
Pengembangan fitur paylater itu memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada nasabah karena BTN menerapkan bunga yang murah. BTN, lanjut Nixon juga sudah menawarkan produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) dengan tingkat bunga yang lebih rendah.
Lihat Foto: Rayakan HUT BTN ke-74, BTN Gelar Mini Olympic 2024
BTN, kata Nixon juga memperbarui fitur BTN mobile yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai inovasi yang dihadirkan merupakan upaya perseroan mempermudah nasabahnya melakukan berbagai transaksi hanya melalui satu platform. BTN meracik BTN Mobile yang menyediakan akses transaksi perbankan yang luas, mudah, dan cepat bagi para nasabah. Bahkan, nasabah juga dapat menikmati kemudahan pembelian asuransi kecelakaan melalui fitur lifestyle di BTN Mobile. “Kami ingin terus mempermudah kehidupan para nasabah,” jelasnya.
Direktur IT & Digital BTN Andi Nirwoto menyebutkan, BTN Mobile sudah banyak diakses nasabah. Untuk pengajuan KPR BTN secara online ada peningkatan hingga 50% secara tahunan. “Kami optimistis akan terus meningkat sejalan dengan berbagai kemudahan yang kami tawarkan,” jelasnya.
Pakar Marketing Yuswohady menilai, inovasi yang dilakukan BTN akan memperkuat posisi bank tersebut dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat. “Namun yang penting porsi pembiayaan KPR harus lebih besar karena BTN selama ini menjadi andalan pembiayan perumahan masyarakat,”tegasnya. Inovasi di era digital, lanjut dia, sangat penting dilakukan, termasuk oleh BTN mengingat kebutuhan masyarakat terus berkembang linear dengan perkembangan zaman. “BTN harus terus beradaptasi,” pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :