Makassar New Port Diresmikan Jokowi, Terbesar Kedua Setelah Pelabuhan Tanjung Priok
Kamis, 22 Februari 2024 - 10:23 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Makassar New Port (MNP), yang merupakan pelabuhan terbesar kedua setelah Pelabuhan Tanjung Priok dengan kedalaman 16 Meter. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meresmikan Makassar New Port (MNP) pada hari ini, Kamis (22/2/2024). Dermaga MNP Tahap 1A, 1B dan 1C yang diresmikan ini memiliki panjang total 1.280 meter.
Baca Juga: Menhub Tinjau Makassar New Port, Ditargetkan Rampung Pertengahan Tahun Ini
Peresmian Makassar New Port juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Arif Suhartono, yang ditandai dengan memindahkan mockup kontainer ke mockup kapal dan penandatanganan prasasti.
Proyek strategi nasional (PSN) ini sebelumnya oleh Pelindo di atas lahan seluas 52 hektare (ha) untuk menopang pertumbuhan perekonomian di wilayah timur Indonesia. Baca Juga: Kapasitas Naik 150 Persen, Capaian Bongkat Muat Makassar New Port Selalu di Atas Target
Presiden Jokowi menyampaikan, persaingan antar negara saat ini betul-betul sangat ketat, dimana siapa yang memiliki efisiensi yang baik yang akan memenangkan pertandingan dan persaingan.
10 tahun lalu biaya logistik nasional berada di angka 24%, lebih tinggi dari negara lain yakni 9-12%. Perkara biaya logistik di Tanah Air yang besar ini disebabkan oleh tidak terintegrasinya pelabuhan dengan kawasan industri, dan tidak terintegrasinya pelabuhan dengan pabrik.
Kendati begitu, Jokowi memastikan saat ini biaya logistik nasional sudah turun di angka 14%, angka ini termasuk masih tinggi dari negara lain juga.
Baca Juga: Menhub Tinjau Makassar New Port, Ditargetkan Rampung Pertengahan Tahun Ini
Peresmian Makassar New Port juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Arif Suhartono, yang ditandai dengan memindahkan mockup kontainer ke mockup kapal dan penandatanganan prasasti.
Proyek strategi nasional (PSN) ini sebelumnya oleh Pelindo di atas lahan seluas 52 hektare (ha) untuk menopang pertumbuhan perekonomian di wilayah timur Indonesia. Baca Juga: Kapasitas Naik 150 Persen, Capaian Bongkat Muat Makassar New Port Selalu di Atas Target
Presiden Jokowi menyampaikan, persaingan antar negara saat ini betul-betul sangat ketat, dimana siapa yang memiliki efisiensi yang baik yang akan memenangkan pertandingan dan persaingan.
10 tahun lalu biaya logistik nasional berada di angka 24%, lebih tinggi dari negara lain yakni 9-12%. Perkara biaya logistik di Tanah Air yang besar ini disebabkan oleh tidak terintegrasinya pelabuhan dengan kawasan industri, dan tidak terintegrasinya pelabuhan dengan pabrik.
Kendati begitu, Jokowi memastikan saat ini biaya logistik nasional sudah turun di angka 14%, angka ini termasuk masih tinggi dari negara lain juga.
Lihat Juga :