Harga Beras Melonjak Tidak Wajar, Rakyat Menjerit 'Kasihani Kami'

Jum'at, 23 Februari 2024 - 14:19 WIB
loading...
A A A
"Pandan Wangi kalau per liter Rp 16 ribu, kalau per kilogram pandan Wangi yg ukuran 50 kilogram Rp 1,1 juta (Rp 22 ribu per kilogram)," ungkapnya.

Sementara itu pedagang ayam potong, Aldi (30) menyebutkan harga ayam tergolong sedang meskipun dapat melonjak sewaktu-waktu tergantung pasokan.

"Harga ayam potong per ekor Rp 45 ribu ukuran 1,4 kilogram bisa potong 10 kalau untuk 10 potong (ayam goreng tepung). Harga tetap masih stabil Rp 35 ribu per kilogram hanya untuk 7-8 potong. Pasokan masih stabil kalau ayam untuk saat ini. Tapi ya bisa berubah-ubah bergantung pemasok," kata Aldi.

Menambahkan Sugiarto (67) pedagang telur di Pasar Kaget tersebut menyebutkan harga telur ayam juga mengalami kenaikan lagi.

"Sekarang Rp 30 ribu per kilogram. Biasanya karena bulan puasa Sempat Rp 25 ribu per kilogram, sekarang harganya lagi naik," kata Sugiarto.

Baca Juga: Beras Kian Mahal, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru

Hal serupa juga terjadi di Pasar Cempaka Putih Jakarta Pusat. Di pasar tradisional yang dikelola PD Pasar Jaya tersebut harga kebutuhan pokok tergolong tinggi. Berman (45) pedagang bumbu dapur menyebutkan harga cabai cengek merah Rp 100 ribu per kilogram, sedangkan untuk tomat Rp 20 ribu per kilogram.

"Kemungkinan bisa naik lagi nanti pas mendekati mau awal bulan puasa," kata Berman.

Sementara itu, Mamah Afip salah satu pedagang di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga sembako menang tergolong tinggi selama beberapa waktu terakhir. "Tomat Rp 25 ribu sekilo biasa Rp 15 ribu sekilo. Cabai cengek juga Rp 100 ribu sekilo. Sekarang harganya gak biasa, tapi luar biasa," kata Afip.

Menambahkan Sutikno (47) pedagang tahu di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga tahu juga tergolong tinggi untuk wilayah DKI Jakarta.

"Harga agak tinggi. Karena kedelai nya masih impor. Tahu Sumedang Rp 10 ribu isi 16, sedangkan tahu kuning bandung itu Rp 10 ribu per 10 biji sebelumnya Rp 8 ribu," kata Sutikno.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Dorong Ketahanan Pangan,...
Dorong Ketahanan Pangan, Asuransi Jasindo Gelar Program Pengembangan Beras Sehat di Karawang
Efek Perang Iran, Inflasi...
Efek Perang Iran, Inflasi AS Diramal Melonjak Tajam Imbas Kenaikan Harga BBM
Harga Tepung Beras Melonjak,...
Harga Tepung Beras Melonjak, Pelaku UMKM Kini Tertekan
Misa Kenaikan Yesus...
Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Berlangsung Khidmat
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Gejolak Global Picu...
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Bahan Baku Kemasan, Amdatara Minta Insentif Pemerintah
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved