Harga Beras Melonjak Tidak Wajar, Rakyat Menjerit 'Kasihani Kami'
Jum'at, 23 Februari 2024 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
Menambahkan, Marni (50) warga Cempaka Baru mengaku memiliki perasaan kesal bercampur sedih melihat harga-harga kebutuhan pokok saat ini kian tinggi. "Perasaan kesel. Berasa pengeluaran nya lebih banyak. Semua naik beras sekilo Rp 15 ribu kurang bagus
Harapannya harga bisa turun karena kami yang ibu rumah tangga tanpa penghasilan hanya mengandalkan pemasukan suami jadi bingung sekali," kata Marni.
Menambahkan, Feriyani (53) salah satu pembeli di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harapannya harga kebutuhan pokok dapat semakin turun.
"Ya harapannya supaya harga murah. Kasihan yang gak dapat bantuan berasa banget apa-apa mahal," kata Feriyani.
Sedangkan, Fausin (30) pedagang telur di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga telur ayam sekarang Rp 30 ribu per kilogram.
"Sudah seminggu naik ini. Alasan naik kita juga kurang tahu ya dari pemasoknya memang harganya sudah tinggi. Kalau telur tapi pasti dibeli, cuman ibu-ibu belinya sembari ngomel-ngomel," kata Fausin.
Pedagang sayur lainnya di Pasar Cempaka Putih, Muhatsor (44) menyebutkan harga kebutuhan pokok kian tinggi selama beberapa waktu terakhir.
"Harganya memang lagi mahal. Bawang Merah Rp 34 ribu per kilo. Kalau bawang putih Rp 45 ribu per kilogram. Tomat sekarang malah Rp 25 ribu sekilo," kata Muhatsor.
Sebagaimana diketahui, harga beras mengalami lonjakan. Beras kualitas medium bahkan menembus harga Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan untuk beras kualitas premium bahkan ada yang menembus Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram di salah satu pasar tradisional yang ada di Jakarta.
Pemerintah pusat beralasan cuaca buruk dan bencana banjir menjadi penyebab stok beras kualitas premium di retail modern langka dan harganya tinggi. Pemerintah pusat juga diketahui berencana membuka keran impor beras sebesar 2 juta ton dari Thailand.
Harapannya harga bisa turun karena kami yang ibu rumah tangga tanpa penghasilan hanya mengandalkan pemasukan suami jadi bingung sekali," kata Marni.
Menambahkan, Feriyani (53) salah satu pembeli di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harapannya harga kebutuhan pokok dapat semakin turun.
"Ya harapannya supaya harga murah. Kasihan yang gak dapat bantuan berasa banget apa-apa mahal," kata Feriyani.
Sedangkan, Fausin (30) pedagang telur di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga telur ayam sekarang Rp 30 ribu per kilogram.
"Sudah seminggu naik ini. Alasan naik kita juga kurang tahu ya dari pemasoknya memang harganya sudah tinggi. Kalau telur tapi pasti dibeli, cuman ibu-ibu belinya sembari ngomel-ngomel," kata Fausin.
Pedagang sayur lainnya di Pasar Cempaka Putih, Muhatsor (44) menyebutkan harga kebutuhan pokok kian tinggi selama beberapa waktu terakhir.
"Harganya memang lagi mahal. Bawang Merah Rp 34 ribu per kilo. Kalau bawang putih Rp 45 ribu per kilogram. Tomat sekarang malah Rp 25 ribu sekilo," kata Muhatsor.
Sebagaimana diketahui, harga beras mengalami lonjakan. Beras kualitas medium bahkan menembus harga Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan untuk beras kualitas premium bahkan ada yang menembus Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram di salah satu pasar tradisional yang ada di Jakarta.
Pemerintah pusat beralasan cuaca buruk dan bencana banjir menjadi penyebab stok beras kualitas premium di retail modern langka dan harganya tinggi. Pemerintah pusat juga diketahui berencana membuka keran impor beras sebesar 2 juta ton dari Thailand.
(nng)
Lihat Juga :