Prospek Cerah Pasar Modal 2024, MNC Asset Management Ungkap Apa Saja Sentimennya

Jum'at, 23 Februari 2024 - 14:35 WIB
loading...
A A A
“Tapi kalau saran saya, ketika kondisi yang sudah lumayan stabil, khususnya di dalam negeri, kita harus lebih pede (percaya diri) lagi. Kita masuk ke aset-aset yang mungkin sedikit beresiko, tapi memberikan return yang lebih baik seperti obligasi,” sebutnya.

Menurut Ipan, obligasi cenderung lebih menarik. Pasalnya, di tengah tren penurunan suku bunga, harga obligasi dapat dipastikan mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dinilainya sangat positif terhadap keuntungan yang bakal diperoleh.

"Jika memahami kondisi suku bunga turun, maka otomatis pasar atau harga dari obligasi itu akan mengalami kenaikan dan hal itu akan sangat positif kepada return yang diberikan dari aset tersebut," jelasnya.

Disinggung soal kinerja MNC Asset Management dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Ipan menyebut bahwa MNC Asset Management terbukti telah memberikan kinerja positif di tengah ketatnya persaingan industri keuangan.

"Kita bisa lihat beberapa lembaga memberikan reward (kepada MNC Asset Management), khususnya untuk produk yang berbau fixed income. Itu merupakan pencapaian maksimal kita untuk memberikan return yang positif kepada investor," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved